DLH Kota Bekasi Gandeng UPTD LAB LH Tangani Dugaan Pencemaran Lingkungan di Bojong Menteng
![]() |
| Sebagai tindak lanjut, DLH Kota Bekasi bersama UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup (LAB LH) melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel |
BEKASI. LARAS POST — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan di wilayah Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu. Kamis (20/125)
Pengaduan tersebut bermula dari laporan warga dan pemberitaan media online mengenai saluran drainase yang mengeluarkan bau tidak sedap, serta air sumur yang menimbulkan gatal-gatal pada kulit. Dugaan sementara, sumber pencemaran berasal dari limbah kegiatan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil verifikasi awal di lapangan, air limbah domestik yang berasal dari cucian peralatan masak dan makan telah ditampung ke dalam biotank kedap air, dan selanjutnya dilakukan penyedotan secara rutin menggunakan jasa penyedotan limbah.
“Kami langsung turun untuk memastikan kondisi di lapangan dan menelusuri dugaan sumber pencemaran. Prinsipnya, semua pengaduan masyarakat kami tindak lanjuti dengan cepat dan berdasarkan data teknis,” ujar Kiswatiningsih.
Sebagai tindak lanjut, DLH Kota Bekasi bersama UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup (LAB LH) melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel di sejumlah titik. Pemeriksaan mencakup: Saluran pembuangan air limbah yang berasal dari kegiatan dapur dan cucian.Sumber air baku dari air tanah (jet pump) milik warga sekitar.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas air dan mengetahui sumber pasti pencemaran, agar dapat ditentukan langkah penanganan yang tepat.
DLH Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat secara transparan dan akuntabel, serta mengedepankan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di Kota Bekasi.
“Kami berkomitmen menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Setiap laporan masyarakat menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti,” tegas Kiswatiningsih.
Dengan langkah cepat ini, Pemkot Bekasi berharap penanganan dugaan pencemaran di Bojong Menteng dapat diselesaikan secara tuntas dan tidak menimbulkan dampak lebih luas bagi warga sekitar
(Egi )





Post a Comment