Header Ads


Lebaran di Kayuagung Digelar dengan Kemegahan Midang Bebuke dan Keindahan Sastra Tutur Cang Incang serta Serunya Naik Motor Stempel

OKI Sumsel, Laraspost.online ,- Di hari Lebaran yang ke 3 dan 4 puluhan pasangan Pengantin berbusana adat menyusuri Sungai Komering diiringi lantunan musik Jidor,  Arak-arakan yang megah ini berkeliling menelusuri 9 Kelurahan Morge Siwe yang letaknya bersebelahan sama sama di Pinggir Sungai Komering Kota Kayuagung, Arak- arakan berakhir di halaman Pantai Love Kelurahan Sida Kersa Kayuagung.

Midang Bebuke merupakan adat tradisi khas Suku Morge Siwe Kayuagung yang turun temurun yang digelar setiap Hari Raya Idhul Fitri, Bukan sekadar Perayaan acara ini juga jadi Ajang Perkenalan Kekayaan Budaya Suku Kayuagung, dari Busana Pernikahan hingga Pakaian Tradisional,  Sejarah Tradisi ini sudah ada sejak abad ke-17.

Selain Midang Bebuke lebaran kali ini juga dimeriahkan dengan Lomba Cang Incang, Cang Incang Adat Morge Siwe ini juga merupakan Seni Sastra Tutur Warisan Para Leluhur sejak Zaman dahulu Hingga sekarang masih terus di lestarikan.

Perlombaan Perlombaan ini menarik minat Generasi Muda terutama Gen Z, untuk tetap mengenal dan mencintai Budaya Daerahnya meski hidup di Era Chat GPT Ghibly.

Sementara di hari Lebaran juga ada Wisata Air di Sungai Komering juga Adat Morge Siwe sejak Zaman adanya setiap hari Lebaran, Puluhan Speedboat hingga mencapai ratusan hilir mudik berkeliling mengangkut Penumpang cara di satar perpuran atau perjam, menambah semangat bagi Masyarakat, indah dan  Keseruannya Sungai Komering Kota Kayuagung ini disebut dengan, "Cakat Stempel".

Tradisi "Cakat Stempel" Jadi Hiburan terfavorit bagi Masyarakat Kayuagung Khusus bagi Anak Muda, satu satunya hiburan Wisata yang membawa kemeriahan dan Kebahagian hati dengan  menikmati Nikmatnya terpaan ombak, Hiburan ini setiap tahun selalu dinanti nantikan oleh Masyarakat baik yang ada dikampung halaman maupun Masyarakat Kayuagung dari Rantauwan Mudik Lebaran.

Sensasinya nikmatnya saat Speedboat yang melaju dengan kecepatan tinggi melonjat lonjat atas gulungan dan menerobos ombak nikmat air menyiram membuat Kebahagian Masyarakat Naik Motor Setempel atau Spetboot , Dari sini lahirlah Slogan, "dak basah dak lebaran", (tidak Basah Tidak Lebaran ).

Lebaran Hari Raya Idhul Fitri memang dinanti nantikan oleh Masyarakat sehingga bagi yang dirantauwan setiap mau Pulang Kampung menanti momen pada Hari Lebaran Idhul Fitri yang sudah menjadi Adat Istiadat Kayuagung yang Paling Meriah.

Yang menjadi momen Masyarakat Kayuagung pada Lebaran Idhul Fitri seperti momen untuk kumpul Keluarga bersilaturahmi merayakan Kemenangan Berpuasa pada Bulan Romadhon, Bersiarah Kekuburan Keluarga bersama sama Keluarga, menikmati Hiburan Wisata Sungai Naik Spedboot, Melihat Arak-arakan Midang Adat Istiadat Morge Siwe Kayuagung, Melihat Lomba Cang Incang dan melihat Lomba Lagu Daerah Kayuagung. (MAT YS)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.