Klarifikasi Kasek SMKN Rembang Pasuruan Terkait Penahanan Ijazah Siswa, Begini Katanya

Kepala Sekolah SMKN Rembang Kabupaten Pasuruan Widya 

Pasuruan, Laraspost.online - Sekolah Menengah Kejuruan Negri (SMKN) Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur diduga tahan ijazah Siswa yang sudah lulus dalam mata pelajaran 2023 - 2024 kemarin. 

Bila hal itu terjadi sangat disayangkan, padahal dalam aturan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud perbuatan tersebut dilarang terlebih menahan ijazah siswa karena menunggak iuran. 

Menurut informasi dari siswa SMKN Rembang bernama Kharisma dan Mutiara, siswa yang sudah lulus kemarin 2024, merasa kecewa karena ijazahnya belum bisa diambil dan ditahan oleh sekolah. Karena ijazah tersebut dibutuhkan untuk melamar pekerjaan, dua siswa tersebut merasa dirinya tidak bisa mengambil ke sekolahan. "Entah itu sudah kesekolahan apa belum," keluhnya .

Kepala Sekolah SMKN Rembang Kabupaten Pasuruan Widya saat dikonfirmasi mengatakan mohon maaf pak, pihak sekolah tidak pernah menahan ijazah siswa. "Kami selalu memberikan ijazah siswa apapun bentuknya yang sudah lulus. Namun yang kami lakukan hanya menunggu siswa tersebut untuk melakukan sidik jari ke sekolah untuk dokumen pembentukan ijazah, sampai saat ini  siswa tersebut belum melakukan sidik jari mulai lulusan sampai sekarang," ungkap Widya ketika dikonfirmasi di Kantor Sekolah, Jumat (13/9/2024).

Ia menjelaskan, soal ada tunggakan sekolah yang belum terlunasi kami tidak pernah mensoalkan hal tersebut. Meskipun ada tunggakan disekolah kami tetap mengasihkan ijazah tersebut kepada siswa dan tidak pernah menahannya. Jadi dalam hal ini kami tidak pernah menahan ijazah tersebut," jelasnya.

Ditambahkan Widya, jika ijazah masih belum jadi siswa juga minta Surat Keterangan Lulus (SKL) ke sekolah untuk melamar pekerjaan ataupun Foto Copi ijazah yang dilegalisir . Jadi untuk kedua siswa tersebut tidak pernah datang ke sekolahan untuk itu . Belum konfirmasi kesekolahan sudah mengatakan penahanan ijazah . ya kami kaget kok diviralkan ke media," pungkas Widya. (dul)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.