Header Ads


Aksi Perubahan Pelaku Usaha Jajanan Anak Sehat dan Bergizi

                      

Bersama Lurah dan stakeholder usai melaksanakan sosialisasi pelatihan usaha jajanan sehat bergizi (PUJAAN HATI)



 
BEKASI, Laraspost.online - Upaya peningkatan pendapatan masyarakat melalui pelatihan usaha jajanan sehat bergizi (PUJAAN HATI) merupakan inovasi yang cerdas. Program yang digagas Kasi Permasbang, Kelurahan Jatimurni, Aan Burhanudin yang  bertujuan membantu pengembangan UMKM usaha kecil kuliner lokal dengan memberikan seminar pendampingan dalam pemilihan resep dan pemrosesan makanan. Acara sosialisasi tersebut digelar di aula Kelurahan Jatimurni, Kamis (25/7/24).
Pada kegiatan tersebut pemerintah setempat  bersama steak holder juga telah mendukung program  proses pelatihan usaha jajanan sehat bergizi PUJAAN HATI.
Aan Burhanudin, menyampaikan kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan, salah satu tujuan dari program ini adalah meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang berkualitas dan gizi yang seimbang. "Dengan menjadikan kawasan kuliner sebagai media untuk mengimplementasikan program usaha jajan anak sehat  dan bergizi masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya gizi dan kesehatan dalam memilih dan mengonsumsi makanan," ucap Aan.

Kasipermas bang Aan Burhanudin saat memberikan pemaparan proses pelatihan usaha jajanan sehat bergizi 


Terkait program Pembinaan dan Pelatihan UMKM wilayah Jatimurni  dengan kawasan kuliner  pemerintah setempat telah menyelenggarakan program pembinaan dan pelatihan bagi para pelaku usaha kuliner lokal. "Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengelola usaha kuliner, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pemasaran produk," tuturnya.
Pembinaan dan pelatihan ini melibatkan ahli dan praktisi di bidang kuliner. Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka kepada pelaku usaha kuliner lokal agar dapat mengembangkan usaha mereka dengan baik.
"Dengan adanya kawasan kuliner di kelurahan Jatimurni Kecamatan pondok melati,dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan perekonomian warga,"jelas Aan.
Beberapa manfaat yang di dapatkan antara lain, lanjut Aan Meningkatkan pendapatan masyarakat. Wilayahnya dengan kawasan kuliner memberikan peluang bisnis kepada masyarakat lokal. "Mereka dapat membuka usaha kuliner, baik itu warung makan, kedai kopi, atau restoran. Dengan adanya pasar yang berkembang untuk kuliner lokal, pendapatan masyarakat dapat meningkat. Yang tergabung UMKM  kelurahan Jatimurni kecamatan pondok melati.kota Bekasi," jelasnya.
senada disampaikan Lurah Jatimurni, Sulatifah,  Pengembangan produk lokal. dengan kawasan kuliner merupakan kesempatan untuk mempromosikan produk lokal. Bahan baku yang digunakan dalam makanan di kawasan kuliner adalah hasil pertanian dan perikanan lokal. Dengan demikian, integrasi ini dapat mendorong pengembangan produk UMKM  lokal dan meningkatkan nilai tambah dari sektor pertanian dan perikanan diwilayah  kelurahan Jatimurni. 

Lurah Jatimurni Sulatifah saat memberikan sambutan. 


Dan juga dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Keberadaan kawasan kuliner yang menarik dan unik dapat menjadi daya tarik wisatawan. Hal ini akan berdampak positif pada pertumbuhan sektor pariwisata di daerah tersebut. "Dengan adanya wisatawan yang datang, akan ada peningkatan pemasukan dari sektor pariwisata yang akan memberikan dampak ekonomi positif," bebernya. 
Sulatifah menjabarkan, program ini dapat mendorong Inovasi Lokal, Kolaborasi  bersama  para UMKM diwilayah Jatimurni dan membangun Kawasan Kuliner Sehat di wilayah Kelurahan Jatimurni Kecamatan pondok melati Kota Bekasi, guna  mewujudkan Kawasan Kuliner Sehat yang berkelanjutan.
Dalam  kegiatan  sosialisasi  dan pelatihan tersebut, turut hadir  Lurah Jatimurni  Sulatifah, dinas pendidikan, sekolah negri dan swasta  para pelaku usaha  beserta  Unsur Babinsa, Bimaspol ,forum RW  masyarakat kelurahan  Jatimurni. (Egi)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.