Jumlah Penerima Vaksin COVID-19 Dosis Satu Hari Ini 195.229.531 Orang
![]() |
| Foto : Ilustrasi Vaksinasi COVID-19. |
JAKARTA, LARAS POST - Jumlah penerima vaksin COVID-19 dosis satu hari ini, 195.229.531 orang, setelah bertambah 322.631 orang.
Demikian angka itu berdasarkan data yang diterima LARAS POST dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Rabu (23/3/2022).
Penerima vaksin dosis dua bertambah 747.766 orang. Dengan demikian jumlah menjadi 156.139.516 orang.
Untuk penerima vaksin COVID-19 dosis tiga, bertambah 505.551 orang, jumlah menjadi 18.070.929 orang.
Sedangkan target vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang.
Penanganan COVID-19
Sementara itu, kasus sembuh COVID-19 bertambah 19.209. Dengan demikian jumlah menjadi 5.658.238 kasus.
Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah 7.161 kasus, disusul Yogyakarta 1.562 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 1.240 kasus, kemudian DKI Jakarta 975 kasus, dan Kalimantan Barat 767 kasus.
Kasus aktif COVID-19 berkurang 12.922 kasus, sehingga jumlah menjadi 168.563 kasus.
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19, bertambah 6.376 kasus, sehingga menjadi 5.981.022 asus.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah sebanyak 11.655 kasus, dan pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 166.426 spesimen.
Jawa Barat menjadi penyumbang penambahan terkonfirmasi terbanyak dengan bertambah 1.262 kasus, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) lima kasus dan Transmisi Lokal (TL) 1.257 kasus.
Disusul DKI Jakarta 1.235 kasus, yakni PPLN 119 kasus dan TL 1.116 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 750 kasus, yang seluruhnya merupakan kasus TL.
Kemudian Jawa Timur 440 kasus, terdiri PPLN satu dan TL 439 kasus, serta Banten 435 kasus yakni PPLN empat dan TL 431 kasus.
Lima provinsi dengan akumulasi tertinggi adalah, DKI Jakarta 1.231.444 kasus, disusul Jawa Barat 1.091.786 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 620.629 kasus, kemudian Jawa Timur 571.019 kasus dan Banten 286.520 kasus.
Kabar duka, kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 159 kasus, sehingga jumlah menjadi 154.221 orang. (Her)




Post a Comment