Update Hari Ini Perkembangan COVID-19 Meningkat Tajam, Penambahan Kasus Terkonfirmasi Positif Tembus 36 Ribu
| Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 6 Februari 2022 secara nasional. |
JAKARTA, LARAS POST - Perkembangan COVID-19 update hari ini meningkat tajam. Sementara itu, penambahan kasus terkonfirmasi positif menembus angka 36 ribu atau tepatnya 36.057 kasus, sehingga jumlah menjadi 4.516.480 kasus.
Hal itu berdasarkan data yang diperoleh LARAS POST dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Minggu (6/2/2022) hari ini.
Demikian juga kasus aktif masih mengalami penambahan tinggi, yakni 25.431 kasus. Dengan demikian jumlah kasus aktif menjadi 188.899 kasus.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah sebanyak 17.422 kasus, dan pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 471.504 spesimen.
Sebaran kasus dengan jumlah penambahan tertinggi kembali dialami Provinsi DKI Jakarta, dengan menyumbang angka terkonfirmasi sebanyak 15.825 kasus, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 294 kasus dan Transmisi Lokal (TL) 15.531 kasus.
Disusul Jawa Barat 7.603 kasus, yakni PPLN 30 kasus dan TL 7.573 kasus, selanjutnya Banten 4.649 kasus, terdiri dari PPLN 653 kasus dan TL 4.622 kasus.
Kemudian Jawa Timur 2.218 kasus dengan rincian PPLN tujuh kasus dan TL 2.211 kasus, serta Bali 1.918 kasus, yakni PPLN delapan kasus dan TL 1.910 kasus.
Lima provinsi dengan akumulasi tertinggi adalah, DKI Jakarta 980.970 kasus, disusul Jawa Barat 765.495 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 492.785 kasus, kemudian Jawa Timur 411.649 kasus dan Kalimantan Timur 159.388 kasus.
Pasien sembuh COVID-19, bertambah 10.569 orang. Dengan demikian jumlah sembuh menjadi 4.183.027 orang.
Provinsi DKI Jakarta menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah 7.407 kasus, disusul Jawa Timur 1.234 kasus, selanjutnya Banten 653 kasus, Kemudian Jawa Barat 425 kasus, dan Bali 196 kasus.
Kabar duka, kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 57 kasus, sehingga jumlah menjadi 144.554 orang.
Lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Gorontalo 11.885 orang, Maluku Utara 12.144 orang, Sulawesi Barat 12.403 orang, Maluku 15.446 orang dan Sulawesi Tenggara 20.341 orang. (Her)



Post a Comment