Jumlah Penerima Vaksin COVID-19 Dosis Satu 190.672.557 Orang

Foto: Ilustrasi Vaksinasi COVID-19.

JAKARTA, LARAS POST - Percepatan vaksinasi merupakan upaya pemerintah pencegahan penyebaran Pandemi COVID-19 Varian Omicron yang sudah mewabah di Indonesia. Sementara itu, update hari ini jumlah penerima suntikan vaksin COVID-19 dosis satu, mencapai 190.672.557, setelah bertambah 267 orang.

Angka itu berdasarkan data yang dikutip LARAS POST dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Minggu (27/2/2022).

Sedangkan penerima vaksin dosis dua bertambah 3.932 orang, sehingga jumlah menjadi 143.778.623 orang.

Untuk penerima vaksin COVID-19  dosis tiga, bertambah 294 sehingga jumlah menjadi 9.809.784 orang.

Sedangkan target vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang.

Penanganan COVID-19

Sementara itu, pasien sembuh COVID-19, bertambah 39.384 orang. Dengan demikian jumlah sembuh menjadi 4.817.423 orang.

Provinsi DKI Jakarta menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah 9.227 kasus, disusul Jawa Timur 6.238 kasus, selanjutnya Jawa Barat 5.485 kasus, kemudian Banten 4.273 kasus, dan Jawa Tengah 2.075 kasus.

Kasus terkonfirmasi positif bertambah 34.976 kasus, sehingga jumlah menjadi 5.539.394 kasus.

Untuk kasus aktif berkurang 4.637 kasus. Dengan demikian jumlah kasus aktif menjadi 573.898 kasus.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah sebanyak 18.673 kasus, dan pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 370.612 spesimen.

Sebaran kasus dengan jumlah penambahan tertinggi masih dialami Provinsi Jawa Barat dengan menyumbang angka terkonfirmasi sebanyak 6.458 kasus, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 24 kasus dan Transmisi Lokal (TL) 3.957 kasus.

Disusul Jawa Tengah 4.540 kasus yang seluruhnya merupakan kasus TL, selanjutnya DKI Jakarta 3.957 kasus, yakni PPLN 515 kasus dan TL 3.442 kasus.

Kemudian Jawa Timur 3.861 kasus, terdiri dari PPLN 10 kasus dan TL 3.851 kasus, serta Yogyakarta 2.050 kasus, seluruhhnya merupakan kasus TL.

Lima provinsi dengan akumulasi tertinggi adalah, DKI Jakarta 1.167.539 kasus, disusul Jawa Barat 999.998 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 573.627 kasus, kemudian Jawa Timur 531.179 kasus dan Banten 265.048 kasus.

Kabar duka, kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 229 kasus, sehingga jumlah menjadi 148.073 orang. (Her)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.