Kabar Gembira, dengan Tetap Terapkan Prokes Pasien Sembuh Melonjak 6.022, Akumulasi 1.680.501 Orang
![]() |
| Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 2 Juni 2021. |
JAKARTA, LARAS POST - Tetap disiplin Protokol Kesehatan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak (3M), mentaati anjuran Pemerintah terkait PPKM Mikro dan batasi mobilitas serta menyusul Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 12 Tahun 2021. Sementara kabar menggembirakan adanya Penambahan pasien sembuh Pandemi COVID-19, melonjak sebanyak 6.022, sehingga diakumulasikan menjadi 1.680.501 orang.
Demikian angka tersebut berdasarkan data yang diperoleh LARAS POST dari Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (2/06/2021).
Sedangkan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 5.245 sehingga jumlah menjadi 1.831.773 orang.
Sementara itu, kasus aktif berkurang 961 sehingga jumlah menjadi 100.364 kasus, dan pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah keseluruhan sebanyak 63.643 orang. Ada pun pemeriksaan atau uji spesimen dilakukan terhadap 64.830 spesimen.
Kabar dukanya, pasien meninggal dunia bertambah 185 jumlah menjadi 50.908 orang.
Sebaran penambahan positif COVID-19, lima provinsi terbanyak adalah Jawa Barat 930 kasus, disusul Jawa Tengah 739 kasus, selanjutnya Riau 615 kasus, kemudian DKI Jakarta 601 kasus, dan Kepulauan Riau 351 kasus.
Untuk provinsi dengan akumulasi positif terbanyak yakni DKI Jakarta mencapai 431.179 kasus, Jawa Barat 315.771 kasus, Jawa Tengah 201.676 kasus, Jawa Timur 155.245 kasus, dan Kalimantan Timur 71.753 kasus.
Pada sisi lain, lima provinsi yang mengalami pasien sembuh tertinggi, yakni Jawa Barat 2.877 orang, disusul DKI Jakarta 584 orang, selanjutnya Riau 579 orang, kemudian Jawa Timur 204 orang dan Nusa Tenggara Barat 170 orang.
Dari 34 Provinsi atau 510 kabupaten dan kota yang melaporkan penanganan kasus COVID-19, tiga provinsi tidak melaporkan kenaikan kasus positif, yakni Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua.
Untuk provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif di bawah 10 orang, terdapat lima provinsi, yakni Maluku Utara tiga orang, Gorontalo empat orang, Papua Barat lima orang, Sulawesi Utara tujuh orang, dan Sulawesi Barat delapan orang.
Sementara itu lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Maluku Utara 4.522 orang, Gorontalo 5.510 orang, Sulawesi Barat 5.509 orang, Maluku 7.744 orang dan Bengkulu 8.127 orang. (her)




Post a Comment