Header Ads


Satgas Pusat Penanganan Pandemi COVID-19 Patuhi Prokes Tekan Angka Kasus Positif, Tingkat Kesembuhan Bertambah, Adapun Terkonfirmasi Positif Berkurang

Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 4 Mei 2021.

JAKARTA, LARAS POST - Hari ini, Satgas Pusat Penanganan Pandemi COVID-19 menyampaikan dimana masyarakat mematuhi Protokol Kesehatan epektif menekan angka kasus positif. Sementara secara nasional ada penambahan sembuh kembali lebih tinggi dari terkonfirmasi positif COVID-19, yakni 5.658 akumulasi 1.541.149 orang. Sedangkan penambahan positif 4.369 akumulasi 1.686.373 orang. Angka itu berdasarkan data yang diperoleh  LARAS POST dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Jakarta,  Selasa (4/05/2021).

Sementara itu kasus aktif berkurang 1.477, jumlah menjadi 99.087 kasus.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah keseluruhan sebanyak 77.804 orang. Ada pun pemeriksaan atau uji spesimen dilakukan terhadap 75.885 spesimen.

Lima provinsi dengan penambahan kasus terkonfirmasi positif tertinggi, yakni Jawa Barat 912 orang, disusul Riau 483 orang, selanjutnya  DKI Jakarta 416 orang, kemudian Jawa Tengah 375 orang,  dan Jawa Timur 290 orang.

Provinsi dengan akumulasi positif terbanyak yakni DKI Jakarta mencapai 411.573 kasus Jawa Barat 284.835 kasus, Jawa Tengah 185.526 kasus, Jawa Timur 148.688 kasus, dan Kalimantan Timur 69.038 kasus.

Pada sisi lain, lima provinsi yang mengalami pasien sembuh tertinggi, yakni Jawa Barat 1.385 orang, disusul DKI Jakarta 586 orang, selanjutnya Jawa Tengah 688 orang, kemudian Riau 331 orang, dan Yogyakarta 254 orang.

Dari 34 Provinsi atau 510 kabupaten dan kota yang melaporkan penanganan kasus COVID-19, dua provinsi tidak melaporkan kenaikan kasus positif, yakni Sulawesi Barat dan Maluku.

Untuk provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif di bawah 10 orang, terdapat lima provinsi, yakni Maluku Utara satu orang, Papua tiga orang, Sulawesi Tenggara empat orang, Gorontalo empat orang, Sulawesi Utara enam orang.

Sementara itu lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Maluku Utara 4.421 orang, Gorontalo 5.407 orang, Sulawesi Barat 5.474 orang, Bengkulu 7.020 orang dan Maluku 7.549 orang. (Her)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.