Header Ads


Kasus Positif Bertambah Agar Seluruh Daerah Tetap Tetapkan Disiplin Prokes, Jawa Barat Terbanyak

Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 31 Mei 2021.

JAKARTA, LARAS POST - Pasca arus balik kasus positif terus bertambah oleh karena itu, agar masyarakat diseluruh wilayah daerah untuk tetap menerapkan disiplin Protokol Kesehatan sebagaimana anjuran Pemerintah, 3M dan kurangi mubilitas. Sementara saat ini, Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan terkonfirmasi kasus positif Pandemi COVID-19 terbanyak, yakni 1.316 kasus, disusul Jawa Tengah 881 kasus,  DKI Jakarta 726 kasus, Riau 473 kasus, dan Jawa Timur 249 kasus. Demikian angka itu berdasarkan data yang diperoleh LARAS POST dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (31/05/2021) hari ini.

Sementara itu, penambahan terkonfirmasi positif COVID-19, secara nasional sebanyak 5.662 kasus, sehingga akumulasi menjadi 1.821.703 orang.

Kasus aktif bertambah 367 sehingga jumlah menjadi 102.006 kasus, dan pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah keseluruhan sebanyak 56.125 orang. Ada pun pemeriksaan atau uji spesimen dilakukan terhadap 67.861 spesimen.

Ada pun jumlah pasien sembuh bertambah 5.121  sehingga jumlah menjadi 1.669.119 orang. 

Kabar dukanya, pasien meninggal dunia bertambah 174 jumlah menjadi 50.578 orang.

Untuk provinsi dengan akumulasi positif terbanyak yakni DKI Jakarta mencapai 430.059 kasus, Jawa Barat 313.949 kasus, Jawa Tengah 200.086 kasus, Jawa Timur 154.781 kasus, dan Kalimantan Timur 71.599 kasus.

Pada sisi lain, lima provinsi yang mengalami pasien sembuh tertinggi, yakni Jawa Barat 1.200 orang, disusul DKI Jakarta 581 orang, selanjutnya  Jawa Tengah 575 orang, kemudian Riau 500 orang dan Banten 279 orang.

Dari 34 Provinsi atau 510 kabupaten dan kota yang melaporkan penanganan kasus COVID-19, dua provinsi tidak melaporkan kenaikan kasus positif, yakni Sulawesi Barat, dan Papua.

Untuk provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif di bawah 10 orang, terdapat tujuh provinsi, yakni Sulawesi Tenggara satu orang, Sulawesi Utara tiga orang, Sulawesi Tengah tiga orang, Maluku tiga orang, Gorontalo empat orang, Maluku Utara enam orang, dan Sulawesi Selatan delapan orang.

Sementara itu lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Maluku Utara 4.518 orang, Gorontalo 5.506 orang, Sulawesi Barat 5.501 orang, Maluku 7.744 orang dan Bengkulu 8.074 orang. (Her)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.