Header Ads


LSM Suluh: Proyek P3-TGAI Harus Diawasi Semua Pihak

Aktivis lingkungan Supriadi anggota LSM SULUH 


BOGOR, LARAS POST - Terkait adanya pemberitaan di salah satu media online, pada Rabu (28/04/2021) lalu dengan judul "Kerap Mencari-cari Kesalahan, Oknum Wartawan Resahkan Pelaksana Proyek P3-TGAI".


Terkait hal tersebut, salah satu aktivis lingkungan Supriadi dari LSM SULUH (Solidaritas untuk Lingkungan Hidup) angkat bicara. Ia mengatakan wartawan itu harus bekerja profesional. Bila terdapat oknum wartawan yang hanya mencari kesalahan seperti pada pekerjaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI di wilayah selatan Kabupaten Bogor.


“Kata 'oknum' yang dbubuhkan pada satu kalimat, itu hanya memperhalus agar kalimat tersebut tidak menimbulkan kesan menuduh atau menjelekan seseorang,” ucap Supriadi saat ditemui di kantornya, Sabtu (1/5/2021).


Ia berpendapat setiap insan pers dipastikan tidak akan melakukan ptotes.  "Karena disitu kata yang dipakai adalah oknum wartawan, padahal seseorang yang dikatakan oknum bisa dipastikan orang tersebut melakukan hal yang tidak bisa dibenarkan," ujarnya.


Ia menambahkan, ketika ada oknum yang melakukan tanda kutif menakut nakuti, seyogyanya Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai Cimande, Irpan Supandi dan Ketua P3A Putera Pangrango Ciherang, Entis Sutisna tidak harus takut, jika mereka yakin bahwa mereka tidak melakukan kesalahan.


"Ketika ada oknum meminta uang, apakah mereka sebagai pihak P3A memberinya, jika mereka sebagai pihak P3A memberinya, kami pun bertanya-tanya dengan dasar apa anda memberinya. Meskipun persoalan memberi uang atau tidak itu hak mereka," bebernya.


Supriadi menegaskan, satu hal yang harus mereka sadari, bahwa seorang Ketua P3A dipastikan memiliki cukup wawasan, namun ia heran kenapa ketika ada oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan dengan dalih apapun namun tujuannya UUD, kenapa mereka tidak melaporkannya kepada pihak yang berwenang secara hukum, karena menakut nakuti jelas meresahkan, terlebih terang terangan meminta anggaran bisa jadi unsur pemerasan.


"Mereka harus segera melaporkan oknum yang mereka maksud kepada pihak yang berwenang secara hukum, supaya terang benderang siapa oknum yang sebenarnya, dan ketika ada media yang bukan katagori oknum mendatangi untuk wawawancara anda, anda harus bersikap kooperatif dan jujur menjawab setiap pertanyaan media, karena bagaimana pun kegiatan anda dibiayai uang negara yang harus dikontrol semua pihak,” tukasnya. 


Ia pun mengimbau agar kegiatan proyek tersebut harus dilaksanakan dengan baik dan benar agar tidak ditemukan kesalahan. (vid)



No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.