Header Ads


Pencurian Ikan Marak, KKP Diminta Perketat Pengamanan di Perairan Indonesia

Ilustrasi .

Jakarta, Laras Post - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan intansi terkait diminta memperketat pengamanan di wilayah Perairan Indonesia  dan berkoordinasi dengan TNI AL, TNI AD, dan Polair untuk melakukan pembagian daerah patroli atau pengawasan terintegrasi dengan semua lembaga, seperti dengan menambah hari layar kapal pengawas ataupun memberdayakan kapal-kapal ikan dalam negeri guna menekan pencurian ikan ilegal oleh kapal asing .

Demikian ditegaskan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyikapi  masih maraknya kasus pencurian ikan ilegal oleh kapal ikan asing di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia. Sepanjang Januari hingga 19 Maret 2019, KKP menangkap 16 kapal ikan asing, 9 kapal di antaranya berbendera Vietnam, dan 7 kapal berbendera Malaysia),

Bamsoet, sapaan akrabnya,  menambahkan bahwa salah satu kendala KKP dalam mengawasi perairan Indonesia adalah berkurangnya hari layar kapal pengawas dari tahun ke tahun, sehingga kurang intensifnya pengawasan dan pengamanan di wilayah tersebut;

"DPR juga mendorong aparat keamanan untuk menindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia agar dapat memberikan efek jera pihak-pihak yang terlibat dalam pencurian ikan, mengingat kasus pencurian ikan di perairan Indonesia sudah terjadi berulang," ujarnya dalam siaran persnya, Kamis (28/3/2019).

Pihaknya, sambung politisi Partai Golkar, juga minta TNI AL terus berkoordinasi dengan Kepolisian Air Udara, KKP, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) dalam meningkatkan  keamanan dan pengawasan Teritorial Laut Indonesia, terutama wilayah perairan yang memiliki tingkat kerawanan yang tinggi. (wan

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.