Mahasiswa Demo KPU dan Bawaslu Kota Bekasi
![]() |
| Mahasiswa saat menggelar demo di depan KPU Kota Bekasi . |
Bekasi, Laras Post - Mahasiswa kembali turun ke jalan karena gerah melihat segala permasalahan yang ada di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengenai Pemilu 2019.
Mahasiswa menilai Bawaslu Kota Bekasi dan KPUD Kota Bekasi saat ini sudah tidak berkompeten dalam menghadapi persoalan pemilu 2019.
Aksi yang dilakukan oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Bekasi, pada Kamis (27/3/2019) di dua tempat yang berbeda ini menarik perhatian warga Kota Bekasi. Pasalnya, aksi dilakukan dalam satu hari secara maraton.
Warga mengapresiasi aksi yang dilakukan mahasiswa ini.
Menurut Rahman, salah seorang warga sekitar, aksi yang dilakukan mahasiswa sangat mewakili keresahan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu.
“Iya, kita sebagai warga Kota Bekasi sangat setuju dengan aksi ini karena sangat mewakili apa yang kita rasakan hari ini.” ungkapnya.
Selesai dari Bawaslu Kota Bekasi, mahasiswa langsung berangkat menuju KPUD Kota Bekasi untuk melakukan aksi keduanya.
Sebelum melakukan aksi di KPUD Kota Bekasi, massa aksi melaksanakan shalat Zuhur berjama’ah terlebih dahulu di Masjid Al-Muhajirin yang berlokasi di pertigaan Jalan R.A Kartini.
Setelah itu melakukan longmarch menuju KPUD Kota Bekasi yang berjarak sekitar 200 m dari Masjid Al-Muhajirin.
Dalam menggelar aksi, mahasiswa juga membakar ban mobil bekas sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap KPUD Kota Bekasi karena beredarnya video singkat yang memperlihatkan surat suara DPRD Provinsi yang berjumlah 60.000 yang didistribusikan menggunakan kendaraan terbuka tanpa ditutup oleh terpal, serta tanpa pengawalan dari pihak yang berwenang.
Menurut Tri Suharsono selaku Koordinator Lapangan, mereka mengecam tindakan ceroboh oleh KPUD Kota Bekasi ini sudah melanggar Undang-Undang tepatnya PKPU No. 15 Tahun 2018 Pasal 29-31.
“Ini jelas bahwa KPUD Kota Bekai sudah tidak becus lagi mengurusi Pemilu 2019. Kami mewakili masyarakat Kota Bekasi menyatakan mosi tidak percaya kepada KPUD Kota Bekasi pada hari ini," ujarnya. (rah)




Post a Comment