Polres Badung Ungkap Curanmor Di 4 Kabupaten
![]() |
| Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan. saat memperlihatkan sejumlah barang bukti Motor hasil curian |
Badung Bali, Laras Post - Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan mengklaim dari hasil evaluasi selama tahun 2016 angka kriminalitas di wilayah Hukum Kabupaten Badung cenderung menurun, dibanding tahun 2015, namun khusus bagi Narkoba pada tahun 2016 sangat meningkat.
Jumlah kasus narkoba khusus di wilayah Badung meningkat hampir 2 kali lipat, “Pengungkapan paling besar tahun ini adalah narkoba. Kriminalitas bisa kami tekan berkat partisipasi masyarakat Badung, Pemda, TNI dan instansi terkait,” ujar Ruddi saat jumpa pers akhir tahun, pada Selasa (27/12/2016).
Terkait pengamanan tahun baru Polres Badung, sudah menggelar Operasi Pekat dan sudah menyita ratusan liter arak serta beberapa botol minuman impor. “Tahun ini kami juga mengungkap kasus narkoba paling besar di Bali. Kami menangkap empat bandar narkoba,” ungkap Ruddi Setiawan.
Sepanjang tahun 2016, Sat Resnaskoba Polres Badung yang dipimpin Kasat AKP Djoko Hariadi mengungkap 66 kasus dengan 81 tersangka. Barang bukti sabu-sabu (SS) 2.803,95 gram, ekstasi 5.314 butir dan ganja 39,57 gram dan miras 269,5 liter arak.
Polres Badung juga mengungkap kasus curanmor, 50 TKP, yang tersebar di 4 Kabupaten, wilayah Badung, Denpasar, Tabanan dan Gianyar. “Kami prediksi tahun 2017 pengungkapan kasus narkoba masih tinggi. Apalagi menjelang tahun baru, pasokan narkoba ke Bali meningkat,” ungkapnya.
Kapolres menghimbau kepada masyarakat pada malam tahun baru lebih baik bersama keluarga di rumah, Ia berharap jangan menyalakan kembang api dan petasan karena sangat berbahaya. “Kami juga bikin selebaran berisi himbauan yang intinya mengajak masyarakat Bali khususnya, lebih baik diam di rumah saat tahun baru,”pungkasnya (Ash,Kms).




Post a Comment