Header Ads


Kanwil BPN Riau Kejar Target

Kakanwil BPN Riau Lukman Hakim 
Riau, Laras Post – Kejar target, Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau, pada penghujung tahun 2016, menyerahkan ribuan sertipikat tanah melalui Program Agraria Nasional (Prona).

Kakanwil BPN Riau Lukman Hakim mengungkapkan, target prona di Provinsi Riau tahun 2016 sebanyak 20.700 bidang, sertifikat UMKM 1.500 bidang, sertifikat tanah nelayan 100 bidang, sertifikat transmigrasi 3.800 bidang, dan legalisasi aset milik negara sejumlah 50 bidang.

Ia mengungkapkan, target sertifikasi tanah melalui Prona di Riau pada tahun 2017 ini, sebanyak 50.000 bidang, dan mengalami peningkatan sebesar 20 persen dari tahun 2016 lalu. “Kita memiliki komitmen untuk melampaui target tersebut,” ujar Lukman kepada Laras Post, melalui telepon seluler, pada Kamis (5/1/2016).

Menurutnya, Prona merupakan program pemerintah pusat dan anggaranya bersumber dari APBN. Pada tahun 2017 ini, pemerintah mentargetkan sebanyak 5 juta sertipikat melalui Prona.

Namun, lanjut Lukman, pemerintah melalui APBN 2017, hanya mendanai untuk penerbitan 3 juta sertpikat. Dengan demikian sisanya sebanyak 2 juta bidang, menjadi tanggung-jawab pemerintah daerah untuk membiayai. “Jika pemerintah daerah sanggup membiayai penerbitan sertipikat sebanyak 2 juta, maka target tersebut akan dapat tercapai,” terangnya.

Ia juga berharap, lurah, kepala desa dan camat untuk turut mensukseskan pelaksanaan Prona sehingga target Prona bisa tercapai. “Saya mohon agar mensukseskan program ini,’’ ujarnya.

Lebih lanjut Lukman mengungkapkan, untuk Rokan Hilir (Rohil) pihaknya telah menyerahkan sebanyak 2.000 melalui Prona, pada Kamis (29/12/2016) di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi. Sementara untuk  Kabupaten Bengkalis, pada Rabu (28/12/2016) pihaknya telah menyerahkan sebanyak 2.000 sertpikat Prona.

Selain itu, Kakanwil BPN Riau juga telah menyerahkan sertipikat Prona, sebanyak 50 sertpikat, pada Selasa (3/12/2016) di Ruang Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak.

Menurut Lukman, penyerahan sertipikat sebanyak 50 sertipikat itu, merupakan sisa dari target yang belum diselesaikan. Untuk Kabupaten Siak tahun 2016 dianggarkan sebanyak 2.500 sertipikat Prona dan sudah diserahkan 2.350 sebelumnya. Sedangkan 100 sertifikasi lagi juga sudah diserahkan secara simbolis. “Penyerahan kali ini merupakan sisa sebanyak 50 sertipikat,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan, masyarakat harus memiliki sertipikat atas tanahnya untuk jaminan kepastian hukum, agar dikemudian hari tidak lagi diambil alih oleh oknum-oknum tertentu. (her)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.