Polri Harus Lakukan Revolusi Mental
![]() |
| Wakil Kepala Polri Komjen Budi Gunawan, saat ditemui seusai upacara HUT ke-69 Bhayangkara di Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, |
Jakarta, Laras Post – Untuk meningkatkan pelayanan prima, Kepolisian RI harus menerapkan prinsip revolusi mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan mengatakan, revolusi mental diperlukan untuk meningkatkan pelayanan prima Polri terhadap masyarakat.
Menurutnya agar dapat melaksanakan pelayanan yang optimal, maka Polri harus direvolusi. “Polri harus mampu melayani masyarakat dengan baik,” ujar Budi saat memberikan sambutan dalam Seminar Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi, pada Selasa (27/10/2015) di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta.
Budi menjelaskan, revolusi mengandung makna perubahan besar-besaran yang harus diterapkan di instansi Polri dalam waktu secepatnya. Sementara itu, mental, berpengaruh pada perubahan perilaku polisi terhadap sesama pejabat publik dan juga masyarakat.
Polri, kata Budi, harus mampu menjadi penggerak revolusi mental dan teladan dalam masyarakat. “Dasarnya revolusi mental adalah perubahan dasar masyarakat dan pejabat publik,” ujarnya.
Budi mengajak seluruh personel kepolisian untuk bekerja keras demi kepentingan masyarakat dan bersikap menjadi pengayom masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga diharapkan dapat memperlakukan polisi sebagai mitra, bukan sebaliknya dibenci atau ditakuti.
“Penting terlebih dulu kita mengubah paradigma tentang bagaimana polisi memperlakukan masyarakat dan bagaimana masyarakat juga menganggap polisi sebagai mitra,” kata Budi Gunawan.
Selain itu, Polri diharapkan mampu membangun budaya yang baik dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang berkualitas. Misalnya melakukan seleksi yang baik dan menempatkan di posisi yang sesuai kompetensinya.
Lebih lanjut Budi menyatakan, Sekolah Staf Pimpinan Tinggi diharapkan mampu melahirkan pimpinan yang profesional, melayani masyarakat, dan membawa perubahan untuk Polri.
Hadir dalam seminar bertajuk, Melayani dengan Revolusi Mental, itu Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo; Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama; Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian; dan Guru Besar Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali. (tim)




Post a Comment