Pengobatan Gratis TNI Diserbu Warga
Purbalingga, Laras Post - Ratusan masyarakat Purbalingga mendapatkan pengobatan gratis dari anggota TNI yang tengah melakukan kegiatan bakti sosial dalam rangkaian TMMD di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet Selasa (27/10).
Bukan hanya pengobatan gratis, dalam acara ini TNI juga melayani pelayanan KB gratis dan bazar murah untuk masyarakat sekitar lokasi TMMD.
Sedikitnya 85 orang dari tenaga Dinas Kesehatan Purbalingga, Pos kesehatan Lanud dan Pos Kesehatan Kodim 0702 Purbalingga ambil bagian dalam kegiatan ini. Selainn itu, kegiatan bazar juga dimeriahkan oleh Disperindagkop Purbalingga, Primer koreasi A-03, Persit Kartika Chandra Kirana, PIA Ardya Garini, Bhayangkari serta tim penggerak PKK Purbalingga.
Komandan Kodi m 0702 Purbalingga Letkol Kav Dedi Safrudin didampingi Pasi Teritorial Kapten Inf Yachobus W mengatakan, kegiatan pengobatan gratis, KB gratis, dan bazar merupakan upaya nyata dari TNI untuk membantu warga masyarakat. “Inilah wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, membntu program pemetintah di bidang keluarga berencana, dan mempererat kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” katanya.
Adanya kerjasama anatara TNI dan masyarakat yang baik, secara langsung akan membentuk pertahanan negara yang kuat. Hal tersebut perlu dilakukan guna memperkuat jati diri bansa dan menjaga kedaulatan NKRI.
Ia menjelaskan, kegiatan TMMD Sengkuyung yang dilakukan TNI di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet merupakan bukti peduli TNI tehadap masyarakat. Yakni membantu membangun akses yang ada dan vital bagi masyarakat seperti jembatan penghubung Desa Tangkisan dan Kaliori.
“Selama ini jembatan penghubung antar desa tersebut sudah diidamkan oleh masyarakat selama puluhan tahun,” jelasnya.
Adanya jembatan tersebut dan pembangunan hasil TMMD diharapkan bisa mempermudah akses masyarakat dua desa di dua kecamatan itu. Sehingga, akses ekonomi menjadi lancar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dandim menjelaskan, penutupan hasil TMMD Tersebut akan dilakukan Rabu 28 Oktober dan bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda. “Sarana yang ada silahkan digunakan unntuk membangun desa,” katanya. (Agus.P)




Post a Comment