Tim Gabungan WFQR Berhasil Menangkap Perompak MT Orkim Harmony
![]() |
Tertangkapnya ”AJ” yang diduga terkait kasus perompakan MT Orkim Harmony pada tanggal 11 juni 2015.
Penangkapan ini hasil kerja keras Armabar dengan ujung tombaknya WFQR.
Hasil sementara dari keterangan yang diberikan oleh yang bersangkutan,
Adanya peran central dari seorang warga negara asing yg berdomisili di thailand yaitu ST alias AV pada kasus mt orkim harmony yang mengaku sebagai owner tb aa sembilan/ malabo dan pemberi dana operasional kepada pelaku dilapangan, dan memberi perintah untuk mengambil minyak mgo dari kapal tanker yang tidak memiliki manifest muatan.
Dan juga mengaku sudah 4 kali melaksanakan skenario perompakan diantaranya mt everton thn 2012 dan danai-2 ditahun yang sama, serta dua kapal tanker vietnam .
Ada dua modus perompakan minyak siphoning yaitu Skenario perompakan dengan pengambilan muatan sdh diskenariokan dari awal oleh buyer, broker, crew kapal dan para pelaku, biasanya skenario disusun di negara tetangga.
Atas permintaan, terbagi dua menjadi tantangan dan asuransi,
persaingan bisnis para pemain level atas bersaing satu sama lain, meminta para pelaku atau tersangka dari indonesia untuk merompak saingan mereka yang menyebabkan kerugian finansial dan berdampak pada kebangkrutan sehingga mereka mendapatkan keuntungan lebih dari hilangnya pesaing.
Asuransi perusahaan asing yang mempunyai muatan meminta untuk dirompak agar mendapat hasil dua kali lipat, dari claim asuransi dan dari hasil penjualan minyak ke blackmarket yg terdapat di WOPL dan EOPL.
dengan demikian 95% kasus perompakan dengan pengambilan muatan merupakan skenario dari para pemain minyak tingkat atas yang nota bene berasal dari luar indonesia.
JJ dan LS yang diduga terkait kasus Mt mascott pada hari kamis tanggal 27 agustus 2015, sekira pukul 16.00 wib tim gabungan WFQR (western fleet quick response) telah berhasil menangkap sdr JJ dan LS di wilayah nagoya hill batam.
hasil pemeriksaan sementara di lanal batam ditemukan bukti-bukti awal terhadap adanya tindak pidana pelayaran dan pengangkutan BBM tanpa dilengkapi dokumen yang sah, yang dilakukan oleh sdr JJ dan L
selanjutnya kedua orang tersebut dibawa ke lanal ranai untuk pemeriksaan lebih lanjut.
panglima Armada barat dalam sambutannya menyampaikan akan tetap memberikan perhatian penuh terhadap keamanan maritim khususnya di selat malaka, selat philips dan perairan natuna.
“selat malaka, selat philips dan perairan natuna akan kita perhatikan penuh demi keamanan maritim kita dan sambil kita mencari solusi yang akan kita bicarakan diantara keempat negara yaitu indonesia, malaysia, thailand dan singapura”. Katanya. (Yp,Penal)



Post a Comment