DBD Di Wonodadi Dinkes Kabupaten Blitar Lakukan Penyuluhan
![]() |
| Tim Dinkes Kabupaten Blitar berikan penyuluhan tentang bahaya dan antipasi DBD. |
Blitar Laras Post Online - Dalam kurun waktu terakhir ini Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah masyarakat cukup memprihatinkan. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Blitar, hingga kini tercatat 167 penderita DBD, termasuk dengan 3 orang korban meninggal.
Tim Dinas Kesehatan kepada wartawan mengatakan, bahwa penyebaran DBD saat ini sudah pada tingkat memprihatinkan, bahkan tercatat hingga saat ini sejumlah 167 penderita DBD termasuk dengan 3 orang korban meninggal.
kepala UPT Pukesmas Wonodadi Agus Suprayitno S. Sos, pada Rabu (18/3/2015) di ruang kerjanya mengungkapkan, dari jumlah penderita tertinggi per wilayah kecamatan sesuai data pemetaan yang masuk di Dinas Kesehatan kabupaten Blitar, yaitu di wilayah Kecamatan Sutojayan, Kanigoro, dan Kesamben. Lantas di wilayah Kecamatan Wonodadi tercatat 9 orang DBD.
Menurutnya Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dalam upaya penanggulangan DBD di wilayah kabupaten Blitar saat ini telah melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) yaitu pelacakan dari si penderita DBD, selain itu Pukesmas Wonodadi juga melakukan PSN (Pembasmi Sarang Nyamuk) dengan pemeriksaan jentik di rumah –rumah radius 20 rumah sekitar tempat tinggal penderita, Puskesmas Wonodadi juga melakukan PSN di SD dan MI se Kecamatan Wonodadi secara berkala melakukan penyuluhan dan pemberian abate.
Dalam kegiatan tersebut Puskesmas Wonodadi beserta desa dan kecamatan secara berkala melakukan penyuluhan ke rumah-rumah maupun sekolah –sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Wonodadi.
Melihat kondisi ini dihimbau kepada warga, agar lebih menjaga kebersihan lingkungan terutama menerapkan 3 M yaitu Menguras, Mengubur dan Membuang apapun yang dapat menyebabkan jentik-jentik nyamuk itu, berkembang biak. Apabila terjadi ada korban DBD segera bawa ke Puskesmas atau dokter guna cepat dideteksi dan ditanggani oleh ahli dibidanggnya. Hal ini seyogyanya sudah menjadi tanggung jawab kita bersama guna menjaga kesehatan dan lingkungan bersama. (SP ADV)




Post a Comment