PT ANTAM Segera Selesaikan Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa
![]() |
| Persmian Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa |
Jakarta, Laras Post Online - PT Aneka Tambang (Antam) mengumumkan bahwa perusahaan telah memulai commissioning dari fasilitas pelabuhan (jetty), belt conveyor dan pemurnian pabrik yang merupakan bagian dari Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP). Sampai dengan akhir Agustus 2014, Engineering, Procurement and Construction (EPC) progress P3FP secara keseluruhan sudah mencapai 68%.
Direktur Utama PT ANTAM, Tato Miraza mengatakan, dimulainya commissioning beberapa fasilitas dari P3FP menunjukkan bahwa PT ANTAM on track dalam penyelesaian proyek ini.
“Dengan estimasi penyelesaian keseluruhan proyek pada akhir tahun 2015, dan didukung dengan ekspektasi peningkatan harga nikel di tahun-tahun mendatang, kami yakin bahwa proyek ini akan dapat memberikan imbal hasil dan profitabilitas yang signifikan bagi perusahaan,” ujarnya, (2/10/2014) di Jakarta.
Dengan dimulainya commissioning fasilitas pelabuhan yang baru di Pomalaa, ANTAM berharap proses unloading bijih nikel untuk kebutuhan umpan pabrik akan berjalan lebih cepat dan efisien. Fasilitas pelabuhan ANTAM merupakan paket 1 dari keseluruhan 8 paket P3FP. Fasilitas pelabuhan yang baru memiliki dengan kapasitas 12.000 DWT dan unloading rate sebesar 2x500 ton per jam, lebih cepat dari sebelumnya yang menggunakan alat berat backhoe.
Fasilitas belt conveyor sepanjang 4 kilometer yang dibangun, bertujuan untuk menggantikan dump truck yang sebelumnya digunakan untuk sarana transportasi bijih nikel dan batubara dari pelabuhan ke pabrik. Selain itu, penggunaan belt conveyor juga bertujuan untuk meningkatkan aspek keselamatan kerja dalam hal pengangkutan bijih nikel dan batubara. Fasilitas belt conveyor merupakan paket 2 dari keseluruhan 8 paket P3FP.
Fasilitas pemurnian pabrik yang merupakan bagian dari P3FP akan meningkatkan jumlah fasilitas pemurnian menjadi 2 unit dari sebelumnya 1 unit. Melalui penambahan fasilitas pemurnian ini, maka operasional pemurnian pabrik diharapkan menjadi lebih fleksibel seiring dengan peningkatan produksi feronikel. Fasilitas refining merupakan paket 3 dari keseluruhan 8 paket P3FP.
Seiring dengan selesainya P3FP, ANTAM berharap tingkat produksi feronikel dapat meningkat menjadi 27.000-30.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20.000 TNi per tahun. Penyelesaian proyek ini juga akan menurunkan tingkat biaya tunai pabrik feronikel di Pomalaa, sehingga kedepannya, ANTAM akan menjadi salah satu produsen feronikel dengan tingkat biaya produksi paling rendah.(tim)




Post a Comment