Bupati Tulungagung dan anggota Forpimda Lakukan Dialog Kamtibmas
![]() |
| Dialog Bupati dengan sejumlah elemen |
Tulungagung, Laras Post Online – Bupati Syahri Mulyo, SE., M.Si., dan Wakil Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM serta seluruh anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Tulungagung, melakukan Dialog Kamtibmas, Senin (6/10/2014) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Turut juga dalam dialog itu unsur tokoh masyarakat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Hadi Mahfud, KH Muhson, KH Hakim Mustofa. Dari unsure Pengurus Partai, LSM, pengusaha dan organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, Ketua KNPI Tulungagung H Mustofa dan lainnya Dalam sambutannya Bupati Tulungagung Sahri Mulyo, SE., M.Si., menyampaikan untuk mewujudkan Tulungagung yang Ayem tenterem Mulyo lan Tinoto dibutuhkan sinergisitas antara aparat pemerintah bersama masyarakat secara konsisiten dan berkesinambungan dan tampil sebagai mitra.
“Masyarakat bukan hanya dijadikan sebagai obyek tapi juga sebagai subyek dari pembangunan secara menyeluruh,” kata Bupati Sahri. Ia juga menegaskan kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk bersama-sama membangun dan menjaga situasi kamtibmas sebagai langkah stategis dalam mensinergikan seluruh komponen yang terkait untuk menegakan supremasi hukum, budi pekerti dan moral karena masyarakat sangat mendambakan rasa aman dan tenteram.“Dengan hubungan yang sinergis dapat tercipta kesejahteraan, baik sejahtera dari pandangan spiritual maupun material,” tuturnya.
Pada kesempatan kedua, tampil Kapolres Tulungagung Ajun Komisaris Besar Polisi Bastoni Purnama, SIK., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya Dialog Kamtibmas dengan tema Upaya Menanggulangi Penyakit Masyarakat Melalui Sinergisitas Pemerintah dan Masyarakat untuk Mewujudkan Kabupaten Tulungagung Ayem Tenterem Mulyo lan Tinoto.
“Baru kali ini ada gelar dialog terbuka tentang kamtibmas antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat. Kami benar-benar bersyukur hingga terselenggaranya dialog ini ,” kata AKBP Bastoni.
Penyakit masyarakat itu sudah berumur sangat tua, seiring adanya kehidupan manusia, sehingga untuk memberantasnya bukan hal yang mudah tapi juga tidak terlalu sulit. “Gangguan Kamtibmas merupakan fenomena puncak gunung es yang dibawahnya terdapat masalah yang lebih besar dan akar masalah,” kata Kapolres.
Dia juga menegaskan tugas pemeliharaan Kamtibmas baik tugas pre-emtif, preventif maupun represif dengan implementasi prinsip-prinsip tersebut maka diharapkan terjalin hubungan yang saling percaya antara masyarakat dengan Polri. (Din/Humas)




Post a Comment