Header Ads


Masyarakat Sekitar TPA Galuga Butuh Air Bersih

Bogor, Laras Post Online  – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bogor melakukan sosialisasi Pembangunan Sistem penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah TPA Galuga, kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati lingkungan dan masyarakat umum.
Dalam kesempatan tersebut Kadis DKP melalui Sekdis, Diyanto didampingi Kepala Seksi Sanitasi air mengungkapkan, bahwa adanya kebutuhan akan ketersediaan air minum diwilayah TPA Galuga, sehingga untuk memenuhinya dibutuhkan sebanyak 2.000 Sambungan Rumah (SR) .
Menurut Diyanto, yang menjadi kendala, juga terjadi keterbatasan sumber air baku di wilayah tersebut, dikarenakan tidak adanya sumber mata air yang memadai, baik yang berasal dari mata air maupun dari pengeboran. 
Lebih lanjut Diyanto menyatakan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya telah melakukan perencanaan bersama PDAM Tirta Kahuripan untuk memenuhi kebutuhan air minum di wilayah tersebut.
Menurutnya, setelah dilakukan penelitian, diketahui bahwa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, dibutuhkan sumber air baku yang baru, yaitu dibangun WTP (Water Treatment Plan) di Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang dengan kapasitas 20L / detik yang akan bervariasi antara 2 inch s/d 8 inch untuk jaringan distribusi/transmisi sepanjang 18.000 meter sampai dengan 20.000 meter dan jaringan SR atau Materisasi untuk 2.000 pelanggan.
Diyanto menjelaskan, bahwa dari hasil perencanaan, untuk menyelesaikan pembangunan SPAM di Wilayah Galuga dibutuhkan Anggaran Rp8 milyar, dengan rincian, Rp3 milyar untuk pembangunan WTP dan kelengkapannya, Rp3.5 milyar untuk  Jaringan Perpipaan Distribusi dan Transmisi, Rp1.5 milyar untuk Perpipaan sistem Sambungan Rumah (SR).
Adapun anggaran yang sudah dialokasikan pada tahun 2013 adalah Rp 3 milyar untuk Pembangunan WTP dan Rp.400 juta untuk pembangunan perpipaan Distribusi/Transmisi tahap 1. 
Selanjutnya pada tahun 2014 dianggarkan Rp.1,9 milyar untuk pembangunan perpipaan Distribusi/Transmisi tahap 2. Pada perubahan Anggaran 2014 dianggarkan Rp. 950 juta untuk pembangunan perpipaan Distribusi/Transmisi tahap 3.
Dari Hasil Perencanaan dan pelaksanaan di lapangan, pada akhir tahun 2014 ini diharapkan 1.000 SR sudah bisa terlayani. “Pada tahun 2015 diharapkan kekurangan dana sebesar Rp2,15 milyar untuk pembangunan pipa distribusi dan SR tahap 4 dapat di anggarkan, sehingga pada semester 2 tahun 2015 seluruh wilayah TPA Galuga sudah dapat terlayani air minum,” papar Diyanto. (David/for) 

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.