Header Ads


Peringati HUT Ke 57 Pabrik PT Gresik semen Indonesia Berikan Penghargaan Kesetiaan Kerja

Dirut PT Semen Indonesia (Persero), Tbk Foto bersama dengan jajaran direksi
dan Penerima Penghargaan Kesetiaan Kerja selama 10 s/d 35 Th.
Gresik, Laras Post Online - Dalam rangka memperingati HUT Pabrik Gresik ke-57, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk memberikan Penghargaan Kesetiaan Kerja (PKK) kepada 342 pegawai yang telah mengabdi selama masa kerja tertentu yaitu 10,15,20,25,30 dan 35 tahun yang diberikan oleh Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto
 Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto mengatakan, Semen Indonesia menjadi perusahaan multi nasional berkat Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. “Bagi kami pegawai menjadi pillar utama dalam meningkatkan kinerja perseroan, oleh sebab itu perusahaan mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama ini yang sudah membantu membesarkan perusahaan hingga sekarang,” ujar Dwi, Kamis (07/08/2014) di Wisma A Yani Gresik.
Ia menjelaskan, posisi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai market leader pada industri semen menunjukkan perusahaan ini dikelola oleh SDM yang kompeten. “Namun apakah kemudian kita berpuas diri, jawabannya adalah tidak. Perkembangan perusahaan yang sangat pesat menuju perusahaan semen kelas dunia, menuntut SDM yang mampu berkompetisi di pasar global, dan tidak sekedar di pasar domestik semata,” ungkap Dwi.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang sebelumnya bernama PT Semen Gresik,kini telah berusia 57 tahun, Semen Gresik diresmikan tahun 1957 merupakan pabrik semen pertama yang didirikan setelah kemerdekaan dengan kapasitas 250.000 ton. Tugas utamanya adalah menyediakan kebutuhan semen untuk menopang pembangunan dimasa itu. Selama kurun waktu 57 tahun berjalan, perusahaan berkembang dengan pesat dan pada 2014 ini telah memiliki kapasitas 31,8 juta ton atau meningkat 12.600 persen dari kapasitas awal.
Pada tahun 2014 beberapa proyek strategis telah dilaksanakan, antara lain ground breaking pembangunan pabrik Indarung VI, pembangunan pabrik Rembang I, pembangunan cement mill di Dumai, peningkatan kapasitas pabrik Tonasa melalui upgrading, pembentukan anak usaha baru dibidang IT dan restrukturisasi keuangan TLCC untuk mengurangi beban bunga. Strategi perusahaan sepanjang tahun 2014 akan memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan dimasa mendatang, , “Apa yang kita raih saat ini adalah hasil dari apa yang kita tanam beberapa tahun yang lalu. Pertanyaannya adalah apakah yang akan diraih oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk untuk 4-5 tahun mendatang? Jawabannya adalah apa yang kita tanam pada tahun ini. Jika perusahaan gagal menanam tahun ini, maka pada tahun-tahun mendatang tidak ada hasil yang akan diperoleh,” ujar Dwi Soetjipto.
 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sampai tahun 2030 merencanakan memiliki kapasitas produksi sebesar 72,9 juta ton atau meningkat 2 kali lipat dibandingkan kapasitas tahun 2014. Untuk mencapai target tersebut perusahaan harus terus melakukan ekspansi dengan membangun pabrik baru dan akuisisi.

Peresmian Gedung Baru
Pada peringatan HUT Pabrik Gresik ke-57 itu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk juga meresmikan Gedung Baru yang akan difungsikan sebagai Kantor Pusat Semen Gresik, di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.
Pembangunan fisik gedung dimulai pada Juli 2012 memiliki luas bangunan 6.275 m2 terdiri tujuh lantai ini, menelan biaya sebesar Rp 90 miliar. Pada proses pembangunan melibatkan 70 persen kontraktor lokal, serta tenaga kerja berasal dari masyarakat sekitar perusahaan.
Dwi mengatakan, kantor pusat ini diharapkan menjadi sarana untuk lebih melancarkan jalur komunikasi, administrasi, korespondensi dengan seluruh stakeholders, khususnya dalam menunjang kelancaran operasional perusahaan menjadi lebih cepat, tepat dan efisien.
 Selain kantor pusat Semen Gresik, dibangun juga 2 (dua) unit gedung penunjang, yaitu Gedung Auditorium dengan luas bangunan 2.985 m2 yang bisa menampung 560 orang, dan Gedung Diklat dengan kapasitas 120 orang dengan luas bangunan 1.369 m2. Kedua banguan tersebut dibuat dua lantai yang disesuaikan dengan fungsi dan fasilitas masing-masing. Ketiga gedung ini akan dimanfaatkan secara penuh pada Nopember 2014.
 Aktifitas yang nanti dipusatkan di gedung ini meliputi kegiatan manajerial, public relation, sales & marketing, distribution, IT, procurement, finance, auditor, umum, legal, serta human capital. Sedangkan gedung penunjang akan dimanfaatkan sebagai gedung pertemuan, juga sarana untuk pendidikan & pelatihan karyawan. (Ales)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.