Kemenakertrans Tandatangani MoU
![]() |
| Menakertrans, Muhaimin Iskandar |
Bandung, Laras Post Online – Kementerian Tenagakerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menandatangani MoU dengan beberapa Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk program transmigrasi.
Penandatanganan MoU tersebut, dilaksanakan oleh Menakertrans, Muhaimin Iskandar dengan beberapa Kepala Daerah di beberapa Provinsi dan Bupati di Indonesia. Untuk Pemprovinsi Jabar diwakili Asisten Kesra Pemerintah Provisi Jabar, Ahmad Hadadi mewakili Gubernur Jabar, di Savoy Homann Hotel, Jalan Asia Afrika Kota Bandung.
Pada kesempatan itu, Menakertrans memberikan, apresiasi atas partisipasi para Kepala Daerah baik Provinsi maupun Bupati/Walikota dalam menyukseskan program transmigrasi.
“Pemerintah berkomitmen menciptakan kawasan pertumbuhan baru seperti kawasan transmigrasi untuk ditata. Transmigrasi diharapkan dapat menopang pembangunan di semua sektor diantaranya pembangunan ekonomi,” ujarnya.
Muhaimin juga menyatakan, untuk pelaksanaan kerjasama transmigrasi diharapkan dapat diselaraskan dengan potensi wilayah. Misalnya, kawasan yang dibangun di daerah transmigran yaitu pertanian dan pengelolaan sumber daya alam. “Ini diharapkan dapat menopang kawasan pembangunan nasional,” ungkapnya. (damit)
Penandatanganan MoU tersebut, dilaksanakan oleh Menakertrans, Muhaimin Iskandar dengan beberapa Kepala Daerah di beberapa Provinsi dan Bupati di Indonesia. Untuk Pemprovinsi Jabar diwakili Asisten Kesra Pemerintah Provisi Jabar, Ahmad Hadadi mewakili Gubernur Jabar, di Savoy Homann Hotel, Jalan Asia Afrika Kota Bandung.
Pada kesempatan itu, Menakertrans memberikan, apresiasi atas partisipasi para Kepala Daerah baik Provinsi maupun Bupati/Walikota dalam menyukseskan program transmigrasi.
“Pemerintah berkomitmen menciptakan kawasan pertumbuhan baru seperti kawasan transmigrasi untuk ditata. Transmigrasi diharapkan dapat menopang pembangunan di semua sektor diantaranya pembangunan ekonomi,” ujarnya.
Muhaimin juga menyatakan, untuk pelaksanaan kerjasama transmigrasi diharapkan dapat diselaraskan dengan potensi wilayah. Misalnya, kawasan yang dibangun di daerah transmigran yaitu pertanian dan pengelolaan sumber daya alam. “Ini diharapkan dapat menopang kawasan pembangunan nasional,” ungkapnya. (damit)




Post a Comment