Header Ads


Jelang Pilpres Pangdam Jaya Ajak Prajurit Jaga Kondisi Keamanan

Kasdam Jaya Brigjen TNI Teddy Lhaksmana mendampingi
Pangdam Jaya baru Mayjen TNI Mulyono ketika
memasuki pintu gerbang Kodam Jaya Jakarta.
Jakarta, Laras Post Online - Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Mulyono mengajak para prajurit untuk tetap fokus dan bisa meminimalisasi munculnya instabilitas keamanan sebelum, ketika, dan pasca pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 di DKI Jakarta.
 “Kita berharap pelaksanaan Pilpres 2014 di DKI Jakarta berjalan damai, aman, dan lancar. Saya menghimbau masyarakat khususnya yang ada di Kodam Jaya, mari kita sambut peristiwa pemilu ini dengan penuh kedamaian,” ujarnya, saat upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Panglima Kodam Jaya/Jayakarta dari Mayjen TNI E. Hudawi Lubis kepada Mayjen TNI Mulyono, Senin (14/04/14) di Aula A. H Nasution, Markas Besar TNI, Angkatan Darat, Jakarta. Bertindak sebagai pemimpin upacara Sertijab saat itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Budiman.
Mayjen TNI Mulyono lebih lanjut menyatakan, akan meningkatkan koordinasi antar instansi dan masyarakat Ibu Kota, sebagaimana yang sudah dirintis, disusun dan diprogramkan oleh Panglima Kodam Jaya sebelumnya. “Kalaupun ada kekurangan, itu tanggung jawab saya sebagai Pangdam baru untuk melengkapinya,” tegasnya.
Sementara itu, Mayjen TNI E Hudawi Lubis menyatakan, bahwa kondisi terakhir Ibu Kota pasca-Pemilu Legislatif 9 April 2014 relatif kondusif. “Meskipun di beberapa tempat ada proses penghitungan suara ulang atau susulan, namun itu tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan, Pangdam Jaya/Jayakarta sangatlah penting mengingat Jakarta merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi bangsa.“Pangdam Jaya itu sebagai panglima komando utama juga sebagai fungsi pembinaan Kodam Jaya baik secara personel, material, pangkalan dan lainnya,” tuturnya.
Mayjen TNI E Hudawi Lubis yang dipromosikan menjadi Koordinator Staf Ahli Kepala Staf TNI AD mengaku, bersyukur dan bangga pernah menduduki jabatan penting di Kodam Jaya/Jayakarta yang membawahi wilayah Ibukota Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Depok.

Lepas Sambut
Warga Kodam Jaya/Jayakarta menyambut Panglima Kodam Jaya/Jayakarta yang baru Mayor Jenderal TNI Mulyono setelah sebelumnya diadakan Sertijab dari Mayjen TNI E. Hudawi Lubis yang dipimpin oleh Kasad Jenderal TNI Budiman. Acara Tradisi Penerimaan Pangdam Jaya Baru dilaksanakan, Selasa (15/04) di Makodam Jaya/Jayakarta Jl. Mayjen Sutoyo No. 5 Cililitan Jakarta Timur
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen TNI Teddy Lhaksmana, seluruh pejabat Kodam dan jajarannya, seluruh prajurit dan PNS Makodam Jaya beserta Pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya.
 Kegiatan Tradisi Penerimaan tersebut diawali penyambutan oleh Kasdam Jaya yang  ditandai jajar kehormatan dan tradisi Payung Pora yang dilaksanakan oleh para Perwira Pertama Kodam Jaya, tidak hanya tradisi itu saja yang dilakukan akan tetapi Prajurit baru yang akan bertugas di Kodam Jaya diharuskan untuk mengisi buku Corps Raport sebagai bukti bahwa Mayjen TNI Mulyono telah resmi menjadi warga Kodam Jaya.
Acara dilanjutkan dengan penghormatan kepada lambang-lambang Satuan Kodam Jaya serta Penciuman Bendera Pataka Kodam Jaya/Jayakarta oleh Pejabat Pangdam Jaya yang baru Mayjen TNI Mulyono.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Risalah Memorandum dari Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI E Hudawi Lubis kepada Mayjen TNI Mulyono, yang mana memorandum itu merupakan pertanggung  jawaban Kodam Jaya serta paparan Para Asisten Kasdam Jaya.

Perjalanan Karir Militer Mayjen TNI Mulyono
Mayjen TNI Mulyono merupakan lulusan Akabri 1983 sebelumnya menjabat sebagai Asops Kasad. Sementara itu, Mayjen TNI E. Hudawi Lubis akan menjabat sebagai Korsahli Kasad.
Mayjen TNI Mulyono selepas dari Akabri berdinas di Yonif 712 Kodam VII/Wirabuana sebagai Komandan Peleton (Danton), Komandan Kompi (Danki) hingga Pasiops yang kemudian Mayjen TNI Mulyono melanjutkan Pendidikan Lanjutan Perwira Ke-ll Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Komando Pendidikan Latihan (Kodiklat) TNI AD Bandung.
Setelah menyelesaikan Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) ll Mayjen TNI Mulyono menjabat sebagai Kepala Seksi Operasi Pengajaran (Kasiopsjar) Pusat Data (Pusdat) Pendidikan Infanteri Bandung pada tahun 1995 dengan pangkat Mayor Inf.
Pada tahun 1997 Mayjen TNI Mulyono mendapatkan kepercayaan menjabat Komandan Batalyon Infanteri 143 di wilayah Kodam I Bukit Barisan, kemudian menjadi Dosen Golongan V Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) selama 1 tahun.
Pada tahun 2000 Mayjen TNI Mulyono dipercaya menjadi Komandan Kodim 0901/Samarinda, kemudian setelah itu beliau menjabat sebagai Kepala Staf Korem 121/ABW.
Sebagai seorang Prajurit yang pernah merasakan bertugas di Satuan tempur, Lembaga Pendidikan dan Satuan Territorial pun telah dilewati sebagai bentuk pengabdian Mayjen TNI Mulyono yang dilahirkan pada 12 Januari 1961 ini.
Terlahir sebagai Perwira Infanteri yang memiliki Jiwa Ksatria dan Naluri Kepemimpinan serta Ilmu strategi yang mumpuni maka
Mayjen TNI Mulyono pada tahun 2006 menjabat sebagai Asisten Operasi Kaskostrad. Kemudian tahun 2009 Mayjen TNI Mulyono menjadi Komandan Resimen Taruna Akademi Militer Magelang. Selepas menjadi Danmentar AKMIL Mayjen TNI Mulyono Menjabat sebagai Komandan Korem 032/WBR diwilayah Kodam 1 Bukit Barisan, kemudian pindah dan menjadi Wakil Komandan Secapa AD di Bandung.
Pada 10 Mei 2011 menjabat sebagai Direktur latihan di Kodiklat TNI AD. Beberapa bulan menjabat sebagai Dirlat, Mayjen TNI Mulyono bergeser menjadi Direktur Diktrin Kodiklat TNI AD.
Terakhir sebelum menjadi Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyono menjabat sebagai Asisten Operasi Kasad pada 2013 lalu. Pengabdian panjang pada berbagai posisi dan jabatan di tubuh TNI, menghantarkan Mayjen TNI Mulyono menjadi Pangdam Jaya/Jayakarta. (her)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.