Header Ads


Jalan Berlubang Ahok Tegur Kadis PU

Wagub DKI Jakarta, Basuki T Purnama 
Jakarta, Laras Post Online  – Sejumlah persoalan yang belum dapat terselesaikan seperti, masalah kesehatan, perumahan, pendidikan dan sejumlah ruas jalan yang rusak, membuat 
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama mempertanyakan kinerja sejumlah kepala dinas. 
“Saya dan Pak Gubernur berharap sekali PNS Pemprov DKI itu matanya tidak buta. Kita ingin tidak ada yang terlunta-lunta, sakit dan tidak bisa berobat dan atau tidak bisa sekolah. Ini tugas kita untuk merespons itu semua,” ujarnya, saat Perayaan Paskah PNS DKI, Kamis (24/4/2014) di Gedung UOB Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Wakil gubernur juga mengaku, sempat menegur Kadis PU Manggas Rudy Siahaan karena seolah-olah membiarkan kondisi Jalan Letjen Suprapto rusak dan berlubang. “Saya bilang, di mana satgasnya Bapak, sampai di Jalan Letjen Suprapto itu ada lubang begitu besar Anda tidak tutup? Sampai ada yang meninggal semalam orang jatuh dari motor. Jadi mau mati berapa orang? Di jalan itu sudah tiga kali kecelakaan Anda pun tidak tambal itu jalan,” tutur Ahok.
Ia juga berharap, PNS DKI menunjukkan kepedulian dan berkarya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan warga di ibu kota. “Saya dan Pak Gubernur berharap sekali PNS Pemprov DKI itu matanya tidak buta. Kita ingin tidak ada yang terlunta-lunta, sakit dan tidak bisa berobat dan atau tidak bisa sekolah. Ini tugas kita untuk merespons itu semua,” katanya.
Selain menasihati Kepala Dinas PU DKI, Manggas Rudi Siahaan, mantan Bupati Belitung Timur ini juga menyinggung kinerja Dinas Sosial serta Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI yang dinilai kurang tanggap pada masalah warga.
“Saya juga sudah bicara sama Dinsos kenapa mesti saya yang laporkan kepada Anda? Ada orang gila dan terlantar baru Anda urus. Ke Dinas Perumahan juga saya bilang kenapa mesti saya yang laporkan ada ortu yang pensiun terlunta-lunta, padahal punya jasa buat negara ini. Tidak ada rumah terlunta-lunta tidak Anda temukan. Ini semua kan ketidakpedulian,” sesalnya.
Ia menegaskan, pernyataan keras dilontarkan karena selama menjabat sebagai Wagub DKI sekitar 1,5 tahun lamanya, dirinya berkeyakinan lebih dari 60 persen warga ingin mewujudkan Jakarta baru. (jaya)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.