Menderita Sindrom Angelman, Balita Tiga Tahun di Bekasi Butuh Uluran Tangan

Adinda Safira bersama ibunda.

BEKASI, LARAS POST - Belakangan ini sering ditemukan kasus kelahiran bayi yang memiliki kelainan, seperi mengalami Sindrom Angelman.

Sindrom Angelman adalah kelainan genetik yang mempengaruhi sistem saraf yang berakibat pada gangguan perkembangan, dan pertumbuhan balita.

Salah seorang balita di Bekasi mengalami hal serupa, adalah Savira Aulia Putri (3,2 tahun) hanya bisa duduk di kursi roda. Tak seperti balita seusianya adinda Vira butuh ulura tangan, khususnya pada jajaran Pemda Bekasi.

Anak dari pasangan Minda (52 th) dan Napsiah (44th ) ini tinggal di Kampung Selang RT.001/014, Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran  Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menurut pengakuan Minda (ayah Savira), anaknya sejak lahir  memang lahir prematur dengan berat badan 1,8 kilo, padahal kalau bayi normal berat rata-rata 3 sampai 4 kg. “Sekarang ini anak saya sudah berumur tiga tahun lebih hanya  memiliki berat 8 kg,” ucapnya. 

Adinda Savira penderita sindorm Angelman.

Karena kondisi ekonominya sulit, yang sehari-harinya hanya sebagai seorang  tukang jahit. Ia berharap kepada pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Bekasi, terutama  Dinas Terkait dan para donatur bisa membantu anaknyauntuk berobat ke rumah sakit. “Saya berharap bantuan demi kesembuhan anak saya,” tuturnya lirih,  Jumat (3/9/21).

Hal sama diucapkan Napsiah bunda dari Savira Aulia Putri berharap bantua, baik dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Baznas, Dinas Sosial, dan seluruh para Donatur agar dapat membantu. “Anak saya agar bisa  Duduk dan jalan  seperti anak-anak lainya." pungkasnya. (Kobirudin)


No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.