DPRD Gresik Ingatkan Proyek Fisik OPD
![]() |
| Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dalam jumpa pers |
Gresik,
Laras Post - DPRD Gresik kembali mengingatkan sejumlah
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas pelaksanaan
proyek fisik. Sebab, sampai saat ini ada sejumlah proyek, baik pembangunan
jalan, saluran irigasi, jembatan, maupun gedung, yang belum berjalan. Bahkan
belum ada tanda proyek-proyek tersebut akan dilelang.
"Saya kembali
mengingatkan, saat ini sudah masuk bulan Agustus. Saya meminta agar proyek-proyek
fisik, terlebih yang melalui lelang, segera dikerjakan," kata Ketua DPRD
Gresik Ahmad Nurhamim, Senin (5/8/2019).
Menurut Nurhamim, para
rekanan yang mendapatkan proyek saat ini masih punya waktu sekira 4,5 bulan
untuk menyelesaikan pekerjaannya. Sebab, surat perintah mencairkan (SPM) ke
Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) maksimal bisa
diajukan pada 15 Desember 2019.
"Apa yang kami
lakukan ini adalah bagian dari komitmen dalam menjalankan fungsi
pengawasan," ungkapnya.
Nurhamim mengingatkan
soal banyaknya proyek molor di tahun 2018 tidak terulang. Setidaknya, ada
sejumlah proyek yang nilainya mencapai Rp 75 miliar tak bisa terserap di tahun
2018, lantaran habisnya waktu.
"Anggaran proyek
akhirnya baru bisa diserap pada tahun berjalan 2019," imbuh Ketua Golkar
Gresik ini.
Senada dengan Nurhamim,
Ketua Komisi III Asroin Widiyana mengaku pihaknya terus memberikan arahan
kepada OPD terkait agar melakukan lelang lebih awal agar pelaksanaan proyek
bisa tepat waktu.
"Makanya, DPRD
telah menyepakati perencanaan mendahului. Pada Rancangan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah (R-PAPBD) 2019 ini, kami telah menyetujui penganggaran
perencanaan. Sehingga, pada APBD 2019 berjalan lelang proyek sudah bisa dimulai
awal tahun antara Januari-Februari," terangnya.
Selain itu, Asroin
mewanti-wanti kepada OPD terkait, baik Unit Layanan Pengadaan (ULP) maupun
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), agar lebih selektif melihat dan
menyeleksi rekam jejak rekanan yang ikut lelang.
"Sebab dari hasil
evaluasi DPRD Gresik, sejumlah proyek yang gagal dikerjakan tepat waktu
disebabkan rekanan tak memiliki modal cukup. Makanya, harus benar-benar
selektif jangan asal menangkan," pungkasnya. (Mubin)




Post a Comment