Danrem 084 : Ajak Semua Elemen Masyarakat dan Santri Perangi Narkoba
![]() |
Bangkalan, Laras Post - Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nur Rahmad didampingi Kodamdan Kodim 0829/Bangkalan Letkol Inf Sunardi Istanto menghadiri Deklarasi Aliansi Ulama Madura (AUMA) di Ponpes Nurul Cholil, Kelurahan Demangan, Sabtu (31/10/2015).
Pada kesempatan tersebut Danrem 084/Bhaskara Jaya, berkesempatan memberikan sambutan tentang proxy war sudah memasuki di segala lini untuk memecah belah masyarkat terutama dalam bidang agama.
"Proxy war sudah berada di semua bidang sosial, politik, budaya, pertahanan, dan keamanan untuk memecah belah masyarakat. Terutama di bidang agama," tegas Danrem.
Lebih lanjut Danrem, dalam penjelasnnya, mengatakan dengan kondisi ini tantangan para ulama dan aparatur pemerintahan lebih berat di masa sekarang daripada saat masa penjajahan.
"Dulu musuhnya jelas. Peperangan saat ini siapa musuh siapa kawan tidak jelas. Front semakin meluas dengan adanya proxy war," jelasnya.
Maka dari itu, lanjutnya, sangat diharapkan peran ulama dalam membentengi dan menjadi garda depan terhadap paham-paham liberal yang sudah jelas bertentangan dengan Pancasila.
Selain masalah tersebut, Danrem juga mengajak semua kalangan, para kiai berperan dalam meminimalisir, memerangi dan menjauhi maraknya peredaran narkoba di wilayah Madura pasca Jembatan Suramadu. Dikarenakan narkoba dapat melemahkan semua pihak maupun Bangsa Indonesia,
"Kita semua harus perangi narkoba, yang mana sasaran negara-negara sekarang adalah melemahkan masyarakatnya dengan narkoba seperti sabu-sabu dan sejenisnya. Semua pihak termasuk para santri harus mampu melawan terhadap bahaya narkoba karena narkoba musuh agama nomor satu negara kita," pungkasnya. (Sg,Yp,Penau)




Post a Comment