Mulai Besok Jokowi Pimpin Rapat Marathon di Bogor
Bahas 154 Peraturan yang Dianggap Barrier dan Percepat Serapan Daerah
![]() |
| Presiden Jokowi dan Wapres JK saat memimpin sidang Kabinet Paripurna |
Jakarta, Laras Post - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar rapat marathon selama 3 (tiga) hari berturut-turut mulai Kamis (3/9) besok, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Sekretariat Kabinet, Pramono Anung pada saat jumpa seusai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/9/15) siang.
Pada rapat marathon tersebut termasuk di antaranya membahas ditemukannya 154 peraturan perundang-undangan yang dianggap menjadi barrier (pembatas) dalam menggerakan roda perekonomian nasional, dan juga berbagai hal termasuk di dalamnya adalah persoalan serapan daerah yang masih sangat rendah.
Pramono Anung juga mengemukakan, Presiden Jokowi telah meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk menerapkan sistem reward and punishment kepada daerah yang serapannya masih sangat rendah.
“Bentuk punishment itu bisa dilakukan misalnya dengan tidak memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK ), memotong insentif atau kalau perlu juga uang tidak transfer dengan cash tapi dalam bentuk surat utang,” kata Pramono kepada wartawan.
Tetap intinya , kata Seskab, rapat marathon di Bogor itu akan menindaklanjuti temuan yang dilaporkan Menko Perekonomian Darmin Nasution mengenai adanya 154 peraturan perundang-undangan yang perlu disempurnakan.
“Mudah-mudahan 154 peraturan yang dianggap menjadi barrier, itu bisa diuraikan,” ujar Pramono Anung. (her, sg, ram)



Post a Comment