Mistery Sunan Prawoto di Bukit Kamdowo

Lokasi komplek pemakaman Sunan Prawoto . (foto: Ferry N)
Pati, Laras Post  - Gelar Sunan pada masa Kesultanan Demak diberikan kepada Wali di tanah Jawa, termasuk Wali Songo yakni Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim), Sunan Ampel (Raden Rahmat), Sunan Bonang (Makhdum Ibrahim), Sunan Drajat, Sunan Kudus, Sunan Giri, Sunan Kalijaga, Sunan Muria (Raden Umar Said) dan Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah).

Berdasarkan cerita yang beredar secara turun temurun oleh orang-orang tua dari zaman dahulu hingga sekarang, bahwa sebelum gelar Sunan diberikan oleh Kesultanan Demak kepada para Wali, maka sebutan para Wali di Tanah Jawa adalah Tabek.
Juru Kunci Makam Sunan Prawoto, Ustadzi, yang didampingi Ketua Pengurus Suharto bersama salah seorang pengurus, Saerozi mengatakan, selain kepada Sembilan wali tersebut, Kesultanan Demak juga memberikan gelar Sunan kepada Wali lainnya, salah satunya Sunan Prawoto dengan gelar Raden Haryo Bagus Mu’min

SEKILAS RIWAYAT HIDUP SUNAN PRAWOTO
1.Sunan Prawoto adalah putera Sultan Trenggono (Sultan Demak Ke-III masa pemerintahan tahun 1521 – 1546 )
2.Isteri Sultan Trenggono adalah Kanjeng Pambayon (Puteri Sunan Kalijaga atau Raden Syahid)
3.Sunan Perawoto adalah cucu Sultan Fatah yang awalnya bernama Raden Hasan /Raden Perobo adalah anak ke-13 dari Brawijaya ke V dan menjadi Sultan Demak yang Pertama dengan gelar Kanjeng Sultan Abdul Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo
4.Sunan Prawoto juga cucunya Sunan Kalijaga (Raden Syahid)
5.Sunan Prawoto sebagai cucunya Sultan Demak Bintoro yang ke IV wafat pada tahun 1549 Masehi. Sunan Prawoto wafat di sebuah gunung yang kemudian gunung itu dikenal sebagai gunung Prawoto. Jenazahnya kemudian dimakamkan atas pilihanya sendiri yaitu di bukit Sukodono di Gunung Prawoto (pegunungan Kendeng/pegunungn Kapur Utara) yang lebih dikenal sebutan bukit Kamdowo. (Makam dowo) mengkiaskan makam-makam yang ada di kompelek pemakaman Raja-raja Demak Bintoro.

Juru kunci komplek pemakaman Sunan Prawoto. (foto: Ferry N)
SILSILAH SUNAN PRAWOTO
Rajasa Wardana, Raja majapait Ke-9 dengan gelar perabu Berawijaya II mempunyai beberapa anak, salah satunya bernama Pangeran Kertabumi, yang akhirnya menjadi Raja Majapahit ke- XII dengan gelar Prabu Brawijaya V (masa pemerintahan 1468-1478) karena mempunyai anak sampai 100 putera-puteri, maka keluarga besarnya terhimpun ke dalam Bhere Kertabumi.
Raden Fattah yang awalnya bernama Raden Hasan/Raden Probo adalah anak ke-13 dari Brawijaya V, dan menjadi Sultan Bintoro Demak yang pertama, dengan gelar Kanjeng Sultan Abdul Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo.

Sultan Fattah berputera 6 anak yaitu:1.Ratu Mas Ratih 2. Pati Unus (Sultan Demak ke II masa pemerintahan tahun 1518-1521). 3. Pangeran Sekar Seda Lepen 4. Sultan Trenggono (Sultan Demak ke- III masa pemerintah tahun 1521-1546). 5. Kendhuruhan. 6.Raden Pamekas.
Sunan Perawoto dalm silsilahnya ada lima bersaudara, yang merupakan keturunan dari Sultan Terenggono (Raja Kerajan Bintoro Demak III). Adapun isteri Sultan Trenggono adalah Kanjeng Pambayun Puteri dari Sunan Kalijaga (Raden Syahid) dari pernikahan Sultan Trenggono dengan Kanjeng Pambayun mempunyai keturunan diantaranya:
1 Pangeran Lepir/Lepin (Sedo Lepen)
2. Pangeran Ratu (Sunan Prawoto)
3. Pangeran Jipang
4. Ratu Arya Jepara/Kalinyamat
5. Ratu Sedeng Laut/Puteri Sekar Aji/Ratu Sedang Laut/Ratu Sigan Lautan

Dalam urutan silsilah tersebut Sunan Prawoto adalah Putera ke dua Sultan Trenggono (Raja Demak Bintoro 3 ) yang kemudian disebut Pangeran Ratu/Raja, karena kelak menjadi Raja Demak Bintoro 1V, menggantikan ayahandanya (Sultan Terenggono).

Mbah Tabek (Raden Bagus Mu’Min) Putera Raden Trenggono, Putera Raden Fatah Garwane Murta Simah Binti Raden Rahmat Bin Sayd Ibrahim Asmoroqondi Bin Maulana Jumadil Kubro bin Mahmud Alqubro Bin Jainal Husen Bin Jaenal Kubro bin Jaenal Abidin Bin Saidina Husen Ibni Saidatina Fatimah Binti Rasulollah SAW. (Ferry N/ram)

3 comments:

  1. Aku keturunannya eyang sunan prawato ' salam Rahayu kang pinanggih '

    ReplyDelete
    Replies
    1. Barakallahufiikum sugeng pepanggihan trah eyang perwito.

      Delete

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.