Jadikan Peringatan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Meningkatkan Pembangunan
![]() |
| Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh hadiri pada peringatan Isra Mi’raj di Pondok Pesantren Al-Amin Kp. Cikaret Cianjur, belum lama ini. |
Cianjur, Laras Post Online - Pondok Pesantren Al-Amin Kp. Cikaret Cianjur, belum lama ini mengadakan peringatan Isra Mi’raj. Hadir dalam acara itu, Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh, Camat, Kepala Desa, para tokoh alim ulama, ibu-ibu jamaah pengajian, serta jajaran pengurus Pondok Pesantren Al-Amin.
Bupati Cianjur dalam kesempatan itu menyampaikan, perayaan ini untuk mengingat kembali perjuangan Nabi Besar Muhammad SAW dalam menyebarkan syiar Islam, sekaligus meyakini dengan sepenuh hati akan nilai-nilai kebenaran Al-Qur’an. “Peringatan Isra Mi’raj tahun ini juga memiliki makna tersendiri. Selain kita memperingati peristiwa yang bersejarah dalam kehidupan Nabi Besar Muhammad SAW,” ujarnya.
Disebutkan, peristiwa Isra Mi’raj juga mengawali peristiwa hijrah Rasulullah beserta para sahabatnya dari Mekkah ke Madinah. Dari Madinahlah, Rasulullah berhasil membangun tatanan peradaban baru yang lebih baik, mulia dan terhormat. Peradaban masyarakat baru yang demokratis, egaliter dan beradab.
Rasulullah berhasil membangun kehidupan masyarakat yang adil, makmur, aman, tentram dan sejahtera. Masyarakat yang kemudian disebut masyarakat Khaira Ummah yaitu umat yang terbaik dan utama.
“Implementasi dari sebuah masyarakat yang terbaik untuk warga masyarakat cianjur dapat kita gali sebagai sumber daya manusia yang mampu menyelenggarakan pembangunan di segala bidang serta bersama-sama dalam menjalankan serta mengelola proses dari sebuah pembangunan yang berkelanjutan,” tutur bupati.
Melalui momentum peringatan Isra Mi’raj tahun ini, bupati mengajak untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan Cianjur ke arah yang lebih sejahtera. “Mari kita bangun tatanan masyarakat berilmu sebagai ciri dari bangsa yang berdaya saing tinggi yang mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan menuju masyarakat yang sejahtera dan lebih berakhlakul karimah,” terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam menegakkan serta menyebarkan kebenaran dan kebaikan dalam agama Islam senantiasa menjadi suri tauladan, sehingga pengaruhnya masih tetap kuat, mendalam dan mengakar. Namun pada saat ini proses era globalisasi berlangsung dimana alkulturasi budaya seni, tekhnologi yang berasal dari negara luar masuk begitu juga sebaliknya.
“Hal ini kita harus mampu menghadapinya, terlebih kasus-kasus yang kerap terjadi di lingkungan kita, seperti pelecehan terhadap anak-anak ini merupakan ancaman terhadap masa depan bangsa dan Negara alhasil, pembangunan SDM terutama mentalitas juga harus diperioritaskan tidak hanya pembangunan fisik tetapi jika tidak disertai dengan pembangunan rohani hanya akan menumbuhkan jiwa-jiwa kering yang tercerabut sisi kemanusiaannya,” pungkas bupati. (idr)
Bupati Cianjur dalam kesempatan itu menyampaikan, perayaan ini untuk mengingat kembali perjuangan Nabi Besar Muhammad SAW dalam menyebarkan syiar Islam, sekaligus meyakini dengan sepenuh hati akan nilai-nilai kebenaran Al-Qur’an. “Peringatan Isra Mi’raj tahun ini juga memiliki makna tersendiri. Selain kita memperingati peristiwa yang bersejarah dalam kehidupan Nabi Besar Muhammad SAW,” ujarnya.
Disebutkan, peristiwa Isra Mi’raj juga mengawali peristiwa hijrah Rasulullah beserta para sahabatnya dari Mekkah ke Madinah. Dari Madinahlah, Rasulullah berhasil membangun tatanan peradaban baru yang lebih baik, mulia dan terhormat. Peradaban masyarakat baru yang demokratis, egaliter dan beradab.
Rasulullah berhasil membangun kehidupan masyarakat yang adil, makmur, aman, tentram dan sejahtera. Masyarakat yang kemudian disebut masyarakat Khaira Ummah yaitu umat yang terbaik dan utama.
“Implementasi dari sebuah masyarakat yang terbaik untuk warga masyarakat cianjur dapat kita gali sebagai sumber daya manusia yang mampu menyelenggarakan pembangunan di segala bidang serta bersama-sama dalam menjalankan serta mengelola proses dari sebuah pembangunan yang berkelanjutan,” tutur bupati.
Melalui momentum peringatan Isra Mi’raj tahun ini, bupati mengajak untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan Cianjur ke arah yang lebih sejahtera. “Mari kita bangun tatanan masyarakat berilmu sebagai ciri dari bangsa yang berdaya saing tinggi yang mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan menuju masyarakat yang sejahtera dan lebih berakhlakul karimah,” terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam menegakkan serta menyebarkan kebenaran dan kebaikan dalam agama Islam senantiasa menjadi suri tauladan, sehingga pengaruhnya masih tetap kuat, mendalam dan mengakar. Namun pada saat ini proses era globalisasi berlangsung dimana alkulturasi budaya seni, tekhnologi yang berasal dari negara luar masuk begitu juga sebaliknya.
“Hal ini kita harus mampu menghadapinya, terlebih kasus-kasus yang kerap terjadi di lingkungan kita, seperti pelecehan terhadap anak-anak ini merupakan ancaman terhadap masa depan bangsa dan Negara alhasil, pembangunan SDM terutama mentalitas juga harus diperioritaskan tidak hanya pembangunan fisik tetapi jika tidak disertai dengan pembangunan rohani hanya akan menumbuhkan jiwa-jiwa kering yang tercerabut sisi kemanusiaannya,” pungkas bupati. (idr)




Post a Comment