Kepala Kanwil BPN Banten & Kepala Kantah Jakarta Timur Inspirator Peningkatan Profesionalisme Bagi Jajaran BPN
![]() |
| Drs H Lukman Hakim SH |
Jakarta, Laras Post Online - Sejumlah Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN dan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) yang dinilai berprestasi menerima penghargaan dari Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN RI) Hendarman Supandji, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, sebelum acara penutupan Rapat Kerja Nasional BPN RI Tahun 2014.
Jenis penghargaan yang diserahkan tersebut meliputi Penghargaan Citra Pelayanan Pertanahan, Penghargaan Capaian Kinerja Pengelolaan Pertanahan, Penghargaan Tertib Pengelolaan Barang Milik Negara, dan Penghargaan Tindaklanjut Temuan Hasil Pemeriksaan Inspektorat Utama Kurun Waktu 2008-2012.
"Semoga prestasi yang telah saudara-saudara capai dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan serta menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran BPN RI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kinerjanya," ujar Hendarman, saat memberikan sambutan penutupan Rakernas BPN RI tahun 2014 tersebut.
Dalam acara tersebut, Drs. H. Syafriman SH. M.Hum selaku Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Banten Tipe B menerima tiga pengharagaan, yakni Penghargaan Capaian Kinerja Pengelolaan Pertanahan (Peringkat II), Penghargaan Tertib Pengelolaan Barang Milik Negara (Peringkat III), dan Penghargaan Tindaklanjut Temuan Hasil Pemeriksaan Inspektorat Utama Kurun Waktu 2008-2012.
Sedangkan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Jakarta Timur, Drs H Lukman Hakim SH, menerima Penghargaan Citra Pelayanan Pertanahan (Juara I), sebagai Kantor Pertanahan Tipe A pada Kantor Wilayah BPN Tipe A.
Pantas Menerima Penghargaan
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Nasional Corruption Watch (DPD-NCW), C Herry SL mengatakan bahwa baik Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten Drs. H. Syafriman SH. M.Hum maupun Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Jakarta Timur, Drs H Lukman Hakim SH, layak menerima penghargaan dari Kepala BPN RI Hendarman Supandji. “Kineja Pak Safriman dan Pak Lukman selama ini memang membanggakan,” ujarnya.
Aktivis yang kerap disapa Cak Hery itu mengatakan bahwa terobosan-terobosan yang selama ini dinstruksikan Kepala BPN-RI benar-benar berjalan di Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, dan Kantor Pertanahan Kota Jakarta Timur. “Syafriman telah sukses sebagai Kakanwil BPN di Provinsi Lampung, sebelum berkiprah sebagai Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten sekarang ini,” ujarnya.
Satu hal penting yang perlu diingat, lanjut Cak Herry, Syafriman cukup berhasil mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa tanah adalah capital asset, bukan sekedar social asset. Bahkan, tanah telah tumbuh sebagai benda ekonomi yang sangat penting sekaligus sebagai bahan perniagaan, dan objek spekulasi.
“Di satu sisi tanah harus dipergunakan dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat, secara lahir, batin, adil dan merata, Di sisi lain, tanah juga harus dijaga kelestariannya. Tanah dapat dijadikan sarana untuk mencapai kesejahteraan hidup bangsa Indonesia, sehingga perlu campur tangan negara untuk turut mengaturnya,” paparnya.
Sedangkan Kepala Kantor BPN Kota Jakarta Timur, Drs H Lukman Hakim SH, menurut Cak Herry, dikenal sebagai pejabat BPN yang sangat ketat menerapkan disiplin kepada bawahannya untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Kinerja Lukman sebagai Kepala Kantor BPN Jakarta Timur sangat layak mendapat penilaian terbaik dari pimpinannya, di lima wilayah BPN DKI Jakarta,. Terlebih, peningkatan pelayanan BPN yang dipimpinnya memang banyak mengalami kemajuan,” ujarnya.
Pokok penting, Lukman selama ini dikenal memaknai program-program strategis BPN sebagai momentum utama di wilayah kerjanya, dengan terus meningkatkan pelayanan prima terhadap setiap masyarakat pemohon yang mengajukan sertifikasi tanah.
Kepala Kantor BPN Jakarta Timur itu siap menyiapkan seluruh data sertifikat jika masyarakat ingin memeriksa sertifikat tanahnya. Tujuannya, agar masyarakat tidak percaya begitu saja soal sertifikat tanah, sekalipun terdapat stempel BPN atau bentuk yang sama dengan sertifikat tanah pada umumnya.
Menghadapi persoalan banyak sertifikat palsu yang beredar, BPN Jakarta Timur di bawah kepemimpinan Lukman sudah bekerja sama dengan Polres Jakarta Timur. Kerjasama ini untuk melakukan pengusutan tindak kejahatan pemalsuan dokumen dan sertipikat aspal (asli tapi palsu) sampai tuntas.
Tidak heran, dalam rangka meningkat pelayanan kepada masyarakat, 20 orang pejabat BPN mulai dari Sub Bagian TU, kepala seksi, sampai Sub Seksi, mengadakan study banding ke Hongkong. “Kami mengadakan study banding ke Hongkong, semata-mata untuk menambah pengetahuan dan wawasan agar BPN Jakarta Timur semakin prima memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Riono, Kasubbag TU pada kantor Pertanahan Jakarta Timur.
Riono mengungkapkan, bahwa mulai 2016, gaji pegawai negeri sipil tidak akan lagi dipukul rata. Mereka akan digaji sesuai dengan kinerjanya. Semakin baik pencapaian kerjanya, maka gajinya akan semakin tinggi. Begitu juga sebaliknya. Pertimbangan lain dalam sistem penggajian yang baru adalah beban, resiko, dan tanggung jawab kerja. “Dasarnya bukan basis eselon lagi,” ujarnya mengutip pernyataan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo.
Sistem penggajian ini akan berlaku dua tahun setelah RUU Aparatur Sipil Negara disahkan. Pemerintah menargetkan pengesahan rancangan undang-undang tersebut pada Januari 2014 ini. Efektifnya dua tahun, setelah itu harus diselesaikan 17 PP-nya. Namun, jika 17 peraturan tersebut dapat selesai sebelum dua tahun, maka sistem dapat diterapkan lebih awal. “Jadi, kami study banding ke Hongkong benar-benar agar bisa meningkatkan kinerja,” pungkas Riono. (Her)



Post a Comment