Header Ads


Ekspor Pertanian Meningkat Dorong Capaian Gratlelks

Petugas PLBN Entikong ketika mengecek komoditas pertanian siap untuk diekspor.


ENTIKONG, LARAS POST - Kepala Karantina Pertanian Entikong, Kab, Sanggau  Kalimantan Barat (Kalbar) drh. Yongki Wahyu Setiawan mengatakan, saat ini, permintaan akan komoditas pertanian sangat tinggi dari tetangga Negara Malaysia, berbatasan dengan Indonesia. 

Berdasarkan data IQFAST, catatan ekspor pertanian diperbatasan tahun 2022 terus meningkat, dengan nilai ekspor mencapai Rp 24.219 milyar, dengan volume ekspor mencapai 4,4 Ton,” ujar Yongki  kepada Laras Post, di Kantor Karantina Pertanian Entikong belum lama ini.

“Yongki menyebutkan, komoditas pertanian yang paling banyak di ekspor ke Malaysia, yakni Bungkil kelapa dengan volume ekspor 984 Ton,Buah langsat 317 Ton Gula merah 298 Ton, dan Arang sebanyak 267,5 Ton," ujar Yongki.

Yongki menuturkan, meningkatnya nilai ekspor komoditas pertanian di perbatasan tersebut, merupakan prestasi yang harus dipertahankan, dimana Karantina Pertanian Entikong mengawal Grarteks, dan berkolaborasi dengan berbagai entitas terkait di wilayah perbatasan.

''Karantina Pertanian Entikong bertugas mengawal serta memastikan agar kesehatan dan keamanan produk pertanian  yang dilalulintaskan terpenuhi dan terjamin hinga tiba di negara tujuan,” pungkas Yongki.

Selain tu, lanjut Yongki, Karantina Pertanian Entikong terus mendorong pelaku usaha, terutama pelaku usaha milinial, dan meningkatkan kemampuan produksi, kualitas produksi, serta jaminan keberterimaan dan pendamling pemenuhan  persyaratan ekspor,” ulas Yongki.

Yongki, mengatakan Komoditas pertanian di perbatasan memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekspor nasional. Menurut Presiden, investasi dan ekspor merupakan faktor kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. 

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ir. Bambang, MM, saat mengunjungi perbatasan Entikong menyampaikan bahwa Entikong telah dijadikan sebagai lokus strategis program prioritas Badan Karantina Pertanian. Potensi sumber daya yang ada di perbatasan dapat menjadikan perbatasan sebagai kota mandiri dan karantina hadir memberikan contoh pengawalan perbatasan yang terbaik yang ada di Indonesia. (Tino)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.