Update COVID-19 Nasional Landai, Terkonfirmasi Sebanyak 7.951 Kasus
| Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 19 Maret 2022 secara nasional. |
JAKARTA, LARAS POST - Update hari ini secara Nasional COVID-19 melandai. Sementara itu, kasus terkonfirmasi positif COVID-19, bertambah 7.951 kasus. Dengan demikian total keseluruhan menjadi 5.956.561 kasus.
Demikian angka itu berdasarkan data yang diperoleh LARAS POST dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Sabtu (19/3/2022).
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah sebanyak 12.806 kasus, dan pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 154.657 spesimen.
Sebaran kasus dengan jumlah penambahan tertinggi dialami Jawa Barat dengan menyumbang angka terkonfirmasi sebanyak 1.720 kasus, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) delapan kasus dan Transmisi Lokal (TL) 1.712 kasus.
Disusul DKI Jakarta 1.485 kasus, yakni PPLN 210 kasus dan TL 1.275 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 901 kasus, yang seluruhnya merupakan kasus TL.
Kemudian Jawa Timur 470 kasus, seluruhnya kasus TL, serta Banten 466 kasus, terdiri PPLN empat dan TL 462 kasus.
Lima provinsi dengan akumulasi tertinggi adalah, DKI Jakarta 1.227.168 kasus, disusul Jawa Barat 1.086.668 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 617.732 kasus, kemudian Jawa Timur 569.421 kasus dan Banten 284.786 kasus.
Pasien sembuh bertambah 24.008 sehingga jumlah menjadi 5.573.228 kasus.
Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah 8.478 kasus, disusul DKI Jakarta 2.585 kasus, selanjutnya Yogyakarta 1.489 kasus, kemudian Jawa Tengah 1.409 kasus, serta Jawa Timur 1.1.07 kasus.
Kasus aktif COVID-19 terus menurun, berkurang 16.735 kasus, sehingga jumlah menjadi 229.734 kasus.
Kabar duka, kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 188 kasus, sehingga jumlah menjadi 153.599 orang.
Lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Gorontalo 13.769 orang, Maluku Utara 14.311 orang, Sulawesi Barat 15.320 orang, Maluku 18.510 orang dan Sulawesi Tenggara 25.421 orang. (Her)



Post a Comment