Sampai Kapan Pandemi COVID-19 Berakhir Tangani Serius Agar Segera Berakhir, Penambahan Terkonfirmasi Positif 4.682, Akumulasi 1.505.775
![]() |
| Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 30 Maret 2021. |
JAKARTA, LARAS POST - Entah sampai kapan akan berakhir Pandemi COVID-19 ini, tapi semua venomena perlu dijadikan sebagai momentum kesadaran hidup sehat bagi kita. Oleh karena itu kita cara menangani dengan serius agar Pandemi COVID-19 segera berakhir. Demikian hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Network for Corruption Watch (NCW) Cak Herry SL, di Jakarta, Rabu (31/03/2021) hari ini.
Sementara itu, penambahan pasien terkonfirmasi positif kembali melandai, yakni 4.682 orang, sehingga akumulasi menjadi 1.505.775 orang. Angka itu berdasarkan data yang dipeeoleh LARAS POST di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (30/3/2021).
Sedangkan jumlah kasus aktif berkurang sebanyak 1.368 kasus sehingga jumlah totalnya menurun menjadi 122.326 kasus.
Kabar menggembirakan pasien sembuh bertambah 5.877 pasien sehingga akumulasi menjadi 1.342.695 orang.
Pada sisi lain, masih terjadi kabar duka, yakni pasien meninggal bertambah sebanyak 173 kasus sehingga akumulatif mencapai 40.754 kasus.
Sementara itu, lima provinsi dengan penambahan kasus terkonfirmasi positif tertinggi, yakni Jawa Barat bertambah 911 kasus, disusul Jawa Tengah bertambah 649 kasus, selanjutnya DKI Jakarta 384 kasus, kemudian Bali 364 kasus, dan Banten 319 kasus.
Provinsi dengan akumulasi positif terbanyak yakni DKI Jakarta mencapai 381.090 kasus, Jawa Barat 249.307 kasus, Jawa Tengah 168.313 kasus, Jawa Timur 139.245 kasus, dan Kalimantan Timur 63.463 kasus.
![]() |
| Ketua Umum NCW Cak Herry SL (kanan) dan Kepala Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Taufan Bakri (kiri) ketika acara audiensi, di ruang rapat Kesbangpol. |
Pada sisi lain, lima provinsi yang mengalami pasien sembuh tertinggi, yakni DKI Jakarta bertambah 1.209 orang, disusul Jawa Tengah 1.125 orang, selanjutnya Jawa Barat 1.042 orang, kemudian Kalimantan Timur 279 orang, dan Jawa Timur 268 orang.
Dari 34 Provinsi atau 510 kabupaten dan kota yang melaporkan penanganan kasus COVID-19, terdapat satu provinsi tidak melaporkan kenaikan kasus positif, yakni Sulawesi Barat.
Untuk provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif di bawah 10 orang, terdapat empat provinsi, yakni Sulawesi Tenggara tujuh orang, Kepulauan Riau delapan orang, Sulawesi Utara delapan orang, dan Aceh sembilan orang.
Sementara itu lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Maluku Utara 4.322 orang, Gorontalo 5.131 orang, Sulawesi Barat 5.364 orang, Bengkulu 5.426 orang, dan Kalimantan Barat 5.849 orang.
"Waspadai terkait terjadi terkonfirmasi positif pandemi COVID-19 harian. Maka kita semua wajib mematuhi protokol kesehatan misalnya, menjaga jarak mencuci tangan memakai masker (3M), dan mematuhi peraturan pemerintah PPKM Mikro. Sebab, jaika hal itu dilakukan sungguh-sungguh epektif menurunkan wabah COVID-19 yang selama ini melanda segera berakhir hingga kita mencapai tatanan hidup baru bebas COVID-19". Kata Cak Herry berpesan. (Her)





Post a Comment