Asisten Deputi Kemenpora: Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia Wujud Persahabatan Kedua Negara
Jakarta, Laras Post - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda bekerja sama dengan Kemitraan Belia dan Sukan Malaysia menggelar kegiatan Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia (PPMI)
Kegiatan PPMI dibagi dalam dua fase. Fase pertama dilaksanakan di Indonesia bertempat di Jakarta dan Yogyakarta, sejak 6 hingga 15 September 2019. Fase kedua bertempat di Malaysia dilaksanakan Minggu. 15 hingga 24 September 2019.
Dengan berakhirnya kegiatan PMII fase pertama di Indonesia, Deputi Kemenpora bidang Pengembangan Pemuda bekerja sama dengan Ikatan Orang Tua Angkat (IOTA) Indonesia menyelenggarakan Farewell Party di Hotel Ambara, Jl. Iskandarsyah Raya No.1 Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (14/9/2019)
Pada acara tersebut, Ketua Umum Penyelenggara PPMI Lusia Soetanto, mewakili IOTA, mengatakan, dirinya sangat bangga dan bahagia sebagai orang tua asuh anak-anak Malaysia.
Asisten Deputi Kemenpora RI Drs Wisler Manalu, M.M, mengungkapkan bahwa program PMII bukan hanya bertukar pemuda, namun mempunyai tujuan jangka panjang antara pemuda.
“Dan khusus program ini wujud dari persahabatan yang kental antarnegara yang menjadi satu rumpun Indonesia dan Malaysia,” ujarnya
Kedepan, sambungnya, Kemenpora berencana akan selalu menggali potensi yang ada pada generasi muda baik pemuda Indonesia dan Malaysia serta negara sahabat lainnya sehingga tetap terjalin suatu ikatan emosional yang tinggi antarkedua negara yang bersahabat dengan saling menghormati dan membangun kedua bangsa.
Kepala Delegasi Pemuda Malaysia, Nurdiyana Nadirah Binti Mohd Hadi, mengungkapkan, pihaknya atas nama negara dan delegasi mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora dan IOTA yang sudah menerima dan melayani dengan baik selama di Indonesia seperti keluarga sendiri.
“Dan apa yang kami telah terima selama di sini maka pada saat di Malaysia nanti teman-teman Pemuda Indonesia juga akan kami layani dengan lebih baik lagi,” paparnya.
Kegiatan farawell party diisi dengan atraksi pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga Indonesia dan penampilan seni tari yang ditampilkan masing-masing pemuda, serta puncaknya adalah kolaborasi seni tari dan budaya Indonesia-Malaysia yang memukau para hadirin.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian sertifikat dari Menpora yang diserahkan Wiler Manalu kepada pembina sekaligus pendiri IOTA- Indonesia H.R.S. Museno, SH. Dilanjutkan pemberian sertifikat kepada delegasi pemuda Malaysia Nurdiana dan asisten head of delegasi Malaysia Mr. Rayner Justine. Kemudian dilanjutkan berfoto bersama dengan IOTA-Indonesia dan para pemuda delegasi Malaysia-Indonesia. (Her)






Post a Comment