Header Ads


Usai Dilantik, Dua Kades Terpilih Langsung Ditahan


Malang, Laras Post - Ada kejadian yang janggal usai Pelantikan dan Sumpah Jabatan Kepala Desa terpilih periode 2019 - 2025 di laksanakan di Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Kamis (29/08/19).

Dua Kepala Desa langsung digelandang aparat dari Polres Malang menuju Mako Satpol PP dititipkaan sementara untuk ganti baju sebelum dibawa ke tahanan kembali dengan kendaraan Dinas Kejaksaan Negeri Kepanjen.

Mujiono kades Druju Kecamatan Sumber Manjing Wetan ini diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam penggunaan Alokasi Dana Desa tahun 2015, 2016 dan 2017, dengan kerugian negara diperkirakan Rp200 juta.

Sedangkan Paimin Purwanto Kades Tlogosari Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang diduga tersangkut kasus penyelewengan Dana Desa tahun 2017. Dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi, dengan kerugian negara sekitar Rp429 juta untuk pembelian mobil atas nama  pribadi, seharusnya di atas namakan Desa Tlogosari. 

Keduanya kini dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru, Kota Malang.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Drs. Suwanji, kedua Kades yang baru dilantik tersebut sebelumnya masih menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor terkait kasus Dugaan Anggaran Dana Desa dan Anggaran Desa dan menjadi tahanan Pengadilan Tipikor. 

Sebelum acara Pelantikan, pihaknya mangajukan ijin supaya kedua Kades terpilih tersebut dapat melaksanakan Pelantikan dan Sumpah Jabatan sebagai Kades, dan mendapat ijin hanya satu hari saja saat pelantikan ini. "Soal proses hukum tetap berjalan, kami tidak akan mencampuri proses hukum kedua Kades tersebut," ucapnya.

Suwaji menyebut, saat ini keduanya akan menerima SK pemberhentian sementara, sampai prosesnya inkrah. "Apabila terbukti bersalah maka akan dilaksanakan pemilihan Kepala Desa ulang di kedua Desa itu, namun apabila nanti dinyatakan tidak terbukti bersalah maka keduanya dapat menjabat lagi sebagai Kades," pungkas Suwaji.(gus/gan) 

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.