Rotasi dan Mutasi Berikan Tantangan Baru
![]() |
| Gubernur Anies saat memberikan keterangan pers usai memimpin upacara rotasi Satpol PP di Monas |
Jakarta, Larast Post – Rotasi, mutasi dan alih tugas sebuah proses normal yang biasa dilakukan dalam organisasi, guna memastikan selalu ada kebaruan, penyegaran dan pengalaman baru.
“Sekaligus memberikan tantangan baru untuk meningkatkan profesionalitas ASN (Aparatur Sipil Negara - red)," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan hal itu, saat memimpin apel penyegaran personel Satpol PP, pada Jumat (29/12/2017), di Monas, Jakarta Pusat.
Anies mengingatkan, tentang pentingnya integritas dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan kesiapan Satpol PP untuk mendukung pengamanan saat penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang.
Selain itu, ia berharap, personel Satpol PP tetap semangat dalam memberikan pelayanan dengan memastikan Jakarta menjadi kota yang tertib, aman, nyaman dan memberikan rasa tenteram bagi seluruh warga. Satpol PP juga harus memberikan penyadaran dan pemahaman pada masyarakat agar mentaati aturan hukum yang berlaku.
Masyarakat, lanjut Anies, mendambakan kinerja Satpol PP yang tegas, arif, peduli, tulus dalam melayani, menegakkan dan memastikan hadirnya ketertiban di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko mengungkapkan, rotasi dilakukan terhadap 3.648 dari total 4.950 personel, dengan rincian, tingkat provinsi 68 orang, Jakarta Pusat 623, Jakarta Utara 546, Jakarta Barat 774, Jakarta Selatan 774, Jakarta Timur 766 dan 37 orang di Kepulauan Seribu. (tim)




Post a Comment