Simponi Nasionalisme Dan Harmoni Keberagamaan Indonesia Dulu, Sekarang Dan Yang Akan Datang
Jakarta, Larast Post - Arti makna suatu kemerdekaan pada hari ini kita survey dijalan-jalan kita keluar dari tempat-tempat yang jauh dari pusat, banyak yang belum menikmati merdeka itu apa.
Kalau ditanya merdeka itu apa sich?. Mereka banyak yang tidak tahu, merdeka juga tidak boleh tanpa dasar. nilai nilai kemerdekaan itu ditunjang dengan nilai nilai pancasila tidak boleh ISIS apalagi Komunis, tidak boleh kapitalis karena nenek moyang kita memang tidak kapitalis.
Hal itu disampaikan Ketua Majelis Gema Gong Pancasila, Wardi Jien, SH, dalam rangka memperingati 109 tahun Kebangkitan Nasional oleh Gema Gong pancasila dan Majelis Mahasiswa Gong Pancasila, Jakarta, Sabtu (20/05/2017).
“Buat saudara-saudaraku yang belum sadar pancasila hari ini kami Gong Pancasila memberi warning, apabila warning pertama tidak ada tindakan maka kami akan melakukan tindakan dengan cara baik agar saudara kami kembali kepada pancasila dan gema pancasila kembali bergema di republik ini hingga terbentuk, berkarakter dan berbudi luhur pancasila,” pinta Wardi Jien.
”Untuk duta-duta pancasila kita sedang menyeleksi, orang-orang yang berjiwa pancasila untuk di himpun dan diajak berjuang lagi untuk menegakkan pancasila, karena tidak semua orang mau diajak berjuang dengan pancasila”, ujar Wardi Jien.
“Harapan saya kepada duta-duta pancasila yang telah diangkat, agar dikampus-kampus menerapkan sesuai yang kita ajarkan agar tidak salah, karena pancasila itu ada beberapa versi, nilai pancasila tidak boleh ditambah dan dikurangi,” ungkap Wardi Jien.
“Kita kembali kecita-cita dan arah perjuangan, serta niat tulus bangsa kita,” pungkas Wardi Jien. (Maslim)




Post a Comment