Header Ads


Warga Penggarap EKS Perkebunan Gandusari Mengadu Ke Dewan

Warga Pengarap EKS Perkebunan Gandusari Melakukan Unjuk rasa
Blitar, Laras Post - Tak terima temannya ditahan oleh Polres Blitar, sekitar 500 warga penggarap lahan eks perkebunan asal Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur mengadu ke DPRD setempat, pada Rabu (18/5/2016) siang.

Mereka menyesalkan atas penahanan itu, apalagi dengan tuduhan mencuri hasil panen di lahan eks Perkebunan Retorejo Kruwuk, yang ada di lokasi desa tersebut.

Satu orang yang ditahan itu adalah Sulistianto (46), warga dusun setempat. Sedang, satu orang lagi, Hari Widodo (42), juga warga dusun setempat, baru dijadikan tersangka, bersamaan dirinya dibawa ke Polres Blitar pada 22 April 2016.

Namun, Hari lebih beruntung karena tak ditahan. Petugas hanya menahan mobil pik up-nya karena dituduh dipakai kejahatan, yakni, mengangkut hasil panen dari lahan eks perkebunan tersebut.

Usai berorasi sebentar, 10 perwakilan pendemo diterima anggota Komisi 1. Di depan anggota dewan, Pitoyo menuturkan, kedatangannya itu untuk mengadukan nasib temannya yang ditangkap. 

Sebab, bukan kali ini saja, warga dilaporkan oleh bekas penguasa eks perkebunan itu, Sebelumnya, dua warga juga divonis bersalah oleh pengadilan karena dituduh menyerobot lahan di eks perkebunan. “Kami ini petani, nggak paham hukum. Tolong pak dewan, nasib kami ini diperhatikan karena kami khawatir, satu per satu para petani dijadikan tersangka,” ungkapnya.

Ketua komisi 1 Endar Suparno, SH, MH, saat ini DPRD bersama instansi terkait sedang menyusun Surat Keputusan Bersama (SKB) dengan provinsi. Untuk menyelesaikan semua masalah pertambangan yang ada di Kabupaten Blitar. “DPRD  sudah pro aktif untuk jemput bola memperjuangkan nasib tanah eks perkebunan. Bukan hanya di Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar nantinya di seluruh wilayah Kabupaten Blitar,” pungkasya. (sp)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.