Header Ads


Ratusan Massa Demo TNI AU

 Personel TNI AU yang tergabung dalam Pasukan Anti Huru Hara (PHH)  saat menghalau massa demonstran di  samping  Badara Adisutjipto, Kamis (26/5)
Yogyakarta, Laras Post - Bandara Adisutjipto, Kamis(26/6) pagi, didemo massa dari beberapa elemen mahasiswa dan LSM. Mereka melakukan unjuk rasa dan orasi karena adanya kenaikan harga kebutuhan bahan pokok dan tarif dasar listrik yang sangat membebani kehidupan rakyat kecil serta pendapatan yang tidak sesuai dengan biaya kebutuhan dasar hidup.

Personel TNI AU yang sudah disiagakan sejak awal yang berjumlah 1 kompi dibantu personel Pomau dan pengamanan berusaha menahan gerak maju dari para demonstran dengan membentuk pagar betis secara berlapis. Para pejabat Lanud Adisutjipto dan Komandan Kompi Cadangan melaksanakan negosiasi dengan pendemo dan menghimbau agar pendemo mundur dan melaksanakan demo secara tertib.

Demo yang semula berjalan tertib, meningkat dan mengarah ke tindakan anarkis. Massa terus memprovokasi personel TNI AU dan melempari dengan barang-barang yang ada di sekitar mereka. Untuk meredam agar suasana tidak berubah menjadi kacau, personel pengamanan yang sudah diturunkan sejak awal telah menangkap beberapa orang yang dianggap sebagai provokator. Setelah dilakukan tindakan tegas, perlahan-lahan para pendemo dapat dipaksa mundur dan membubarkan diri.

Demikian Skenario Demonstrasi yang digelar pada latihan Pasukan Anti Huru Hara (PHH) di depan Baseops Lanud Adisutjipto oleh Seksi Operasi dan Latihan Dinas Operasi Lanud Adisutjipto. Latihan Hanlan tersebut melibatkan satuan kerja lainnya seperti Intel, Dinas Pemadam Kebakaran, Tim SAR, Paskhas, Kesehatan, Pomau dan  Penerangan.

Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara Adisutjipto, Kolonel Pnb Indan Gilang menjelaskan, Lanud Adisutjipto menyiapkan latihan PHH ini untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi khususnya huru hara yang terjadi di sekitar bandara. Kadisops juga menambahkan bahwa latihan ini diupayakan serealistis mungkin.

“Tujuan dari latihan PHH ini adalah melatih prajurit TNI AU tentang pemahaman terhadap pengetahuan tentang PHH dan ketrampilan menggunakan alat-alat yang dimiliki, menguji doktrin protap prajurit dalam menangani PHH, menguji coba Komando dan pengendalian latihan sehingga mampu mengatasi ancaman dari para demonstran seefektif mungkin,” pungkasnya.

“Gerakan PHH yang dilatihkan merupakan Gerakan Dasar dan setiap personel yang tergabung dalam Pasukan Anti Huru Hara harus memahami betul,” terang pelatih dari Kompi E Paskhas Lanud Adisutjipto itu. (Wry, Pen)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.