Jokowi: Lulu Hypermaket Kesempatan Indonesia Pasarkan Produk Pertanian di Mancanegara
![]() |
| Presiden Jokowi ketika mengunjungi salah satu outlet buah-buahan Lulu Hypermarket usai pembukaan. |
Presiden Jokowi didampingi Menteri Perdagangan Thomas Lembong dan Kepala BKPM Frangky Sibarani serta sejumlah Direktur Lulu Grup secara simbolis menandatangani prasasti dan menggunting pita tanda dibukanya Lulu Hypermarket di Cakung, Jakarta, Indonesia.
![]() |
| Presiden Jokowi saat menggunting pita tanda peresmian dibukkanya Lulu Hypermarket di Taman Modern, Cakung. |
Pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi mengelilingi lorong perbelanjaan Lulu dari mulai Seafood, Daging Segar, hingga buah segar dan sayuran hasil petani Indonesia.
Untuk itu Jokowi mengatakan ini kesempatan bagus untuk dapat mengekspor buah-buahan maupun sayuran ke mancanegara karena Lulu memiliki ratusan Hypermarket di Asia dan Timur Tengah.
Produk Pertanian Indonesia Siap Bersaing Di Mancanegara
Lulu hyphermarket di Timur Tengah memasarkan produk pertanian berkualitas dari Indonesia, seperti bawang merah, pisang, kacang mete, papaya, sirsak, jambu, mangga dan nangka ternyata dapat bersaing dengan produk-produk negara lain. Produk pertanian itu berasal dari hampir semua daerah di Indonesia, seperti Lampung, Sukabumi, Cirebon, Sragen, Sukoharjo dan beberapa daerah lain di Sulawesi. Demikian diungkapkan Presiden Jokowi ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan tersebut.
Presiden Jokowi menceritakan ketika dirinya berkunjung ke Uni Emirat Arab September tahun lalu bahwa Lulu Hyphermarket tersebut juga memasarkan tak hanya produk pertanian, tapi juga produk-produk lainnya seperti roti, kue kering, makanan olahan, tekstil, kerajinan tangan, furniture, alas kaki, produk kertas, dan produk lainnya yang berasal dari Indonesia yang dapat bersaing dengan produk sejenis dari negara lainnya.
Peresmian hypermarket tersebut sekaligus menandai ekspansi bisnis Lulu Group di Indonesia dan juga merupakan hasil follow up dari kunjungan Presiden ke Uni Emirat Arab September tahun lalu.
Pintu Gerbang Produk Indonesia ke Mancanegara
Presiden berharap jaringan hypermarket yang memiliki 126 outlet di seluruh dunia yang mana pada tahun 2015 lalu menghasilkan USD 60,4 juta bagi nilai ekspor Indonesia tersebut dapat memperkenalkan produk-produk Indonesia ke mancanegara.
"Saya ingin agar Lulu Hypermarket ini dapat menjadi pintu masuk bagi produk-produk Indonesia ke berbagai negara karena memiliki jaringan luas yang tersebar di Timur Tengah maupun Asia," terang Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menginstruksikan Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan kualitas produk-produk Indonesia agar lebih memiliki daya saing di manca negara sekaligus mengajak Lulu Hypermarket untuk turut membantu mempromosikan produk-produk Indonesia.
"Seleksi produk ini tidak mudah. Saya menitip pesan agar produk-produk yang dikembangkan di sini lebih memprioritaskan produk dari desa dan kampung," ujar Presiden.
"Saya juga berpesan kepada Lulu Hypermarket untuk turut membantu mengembangkan produk-produk kecil dari desa-desa, petani, nelayan, dan lainnya agar bisa dipasarkan di Timur Tengah dan Asia," harap Presiden.
Usai acara peresmian, Presiden mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Lulu Hypermarket memiliki kelebihan yang dapat membantu Indonesia untuk dapat meningkatkan nilai ekspor produknya ke manca negara.
"Ini justru menjual barang-barang Indonesia dan kelebihannya diekspor ke Timur Tengah dan Asia karena memiliki 126 outlet. Saya lihat langsung di Abu Dhabi, Bahrain, dan Kuwait. Ke depan, saya berharap variasi produknya diperbanyak," terang Presiden menjawab pertanyaan jurnalis.
Presiden kemudian menambahkan, dirinya menekankan agar Lulu Hypermarket lebih memprioritaskan produk-produk yang berasal langsung dari desa atau para petani agar hasilnya dapat dinikmati secara langsung oleh mereka.
Tentang Lulu Hypermarket
Lulu Hypermarket adalah berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti ‘Permata’ merupakan perusahaan swalayan yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Lulu Grup mengekspansi perusahaan Ke Indonesia dengan membuka Hypermarket & Department Store di Cakung, Jakarta, Indonesia. Lulu Grup berencana membangun 10 Hypermarket di Indonesia dalam Tiga tahun kedepan.
Dengan luas mencapai 200.000 meter persegi Hypermarket yang berlokasi di Cakung merupakan sub-distrik Kawasan Jakarta Timur yang mudah diakses.
Memiliki lorong-lorong belanja yang luas memudahkan Pelanggan berbelanja beragam produk dan mereka kelas dunia, mulai dari Makanan segar, Aneka Masakan, Roti, Makanan Serbaguna, Aneka bahan makanan, Kebutuhan Rumah Tangga, barang elektronik, peralatan, dekorasi rumah, koper, alas kaki, kosmetik, Aksesoris, Pakaian hingga tas wanita. Menawarkan harga relatif terjangkau dan menawarkan pengalaman berbelanja lebih hemat, aman, nyaman dan menyenangkan bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
"Dengan investasi awal mencapai 300 juta dolar AS pada tahap pertama, dan kami berencana membangun 10 en hinggerllllekhir tahun 2017dan akan menyerap lebih dari 5000 tenaga kerja, ucap Pimpinan Lulu Grup, Yusuf Ali MA di sela-sela pebukaan Lulu Hypermart Cakung.
Kami juga akan menjalin kerjasama dengan sejumlah peternakan untuk menjamin pasokan produk berkualitas sekaligus mendukung kemajuan sektor pertanian Indonesia, tambah Yusuf.
Hadir pula pada acara itu, CEO Lulu Grup Saifee Rupawala; Eksekutif Director Lulu Grup Ashraf Ali MA, jajaran direksi yang terdiri dari Salim MA, Mohamed Althaf, Rajmohan Nair dan Noushad serta Direktur Regional Lulu Indonesia juga pejabat teras Jakarta Timur diantaranya Walikota Jakarta Timur. (Her, sg, ram)







Post a Comment