Exit Breifing Tim Wasrik Itjenau Di Makohanudnas
Jakarta, Laras Post - Exit Briefing tim Wasrik Itjenau TA. 2016, yang dipimpin oleh Irbinsumda Itjenau Marsma TNI Syahrul E. Lubis, mengakhiri pengawasan dan pemeriksaan lengkap (Wasrikkap) Makohanudnas, bertempat di ruang rapat Makohanudnas Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (9/5). Kegiatan ini dihadiri para Asisten dan perwira staf Kohanudnas.
Pangkohanudnas Marsda TNI Abdul Muis dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kaskohanudnas Marsma TNI Supriharsanto, mengatakan bahwa dengan dilaksanakannya Exit Briefing dari tim Wasrik Itjenau, maka menandakan berakhirnya kegiatan pengawasan dan pemeriksaan lengkap (Wasrikkap) atas kinerja organisasi serta perbendaharaan periode TA. 2015 dan TW I TA. 2016 pada Kotama Kohanudnas. Selama empat hari, tim Wasrik Itjenau melaksanakan tugasnya di lingkungan Makohanudnas tentu banyak temuan permasalahan yang diperoleh tim Wasrik Itjenau sebagai bahan analisa terhadap pelaksanaan kinerja organisasi serta perbendaharaan di Kotama Kohanudnas, saya percaya bahwa temuan-temuan akan menjadi bahan masukan untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan tugas kedepan. Untuk itu saya berharap kepada para perwira staf Makohanudnas, untuk segera menindaklanjuti dan mengadakan perbaikan dan penyempurnaan sesuai dengan hasil temuan tersebut sehingga tidak terulang kembali kesalahan yang sama pada masa yang akan datang, tegasnya.
Lebih lanjut Irbinsumda Itjenau Marsma TNI Syahrul E. Lubis menyampaikan “Hasil pemeriksaan yang diperoleh Tim Itjenau baik yang disampaikan secara lisan maupun tertulis sebagai temuan, hendaknya dapat ditindaklanjuti sesuai dengan apa yang telah direkomendasikan Tim Wasrik. Apabila terdapat kendala dalam penyelesaian temuan yang ada, Kepala Staf beserta Staf Kohanudnas dapat berkoordinasi dengan tim terkait dalam penyelesaiannya guna meningkatkan kinerja serta mewujudkan satuan yang tertib dalam penyelenggaraan administrasi kegiatan, perlu adanya kesadaran dan keinginan serta komitmen untuk selalu meningkatkan pengawasan intern terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan, sehingga kelalaian, kesalahan, dan penyimpangan dapat diminimalisir”. (Sg, Penau)




Post a Comment