Header Ads


Danlanud Abd : narkoba dan miras merupakan pemicu perbuatan negatif


Malang, Laras Post - Akhir akhir ini media massa sering menghadirkan berita-berita yang miris ditelinga kita yaitu dengan adanya kasus pemerkosaan anak dibawah umur yang dilakukan oleh 14 anak  laki-laki hingga berakibat meninggalnya gadis dibawah umur. Hal ini perlu menjadi bahan renungan kita semua apakah kita dalam mendidik anak, menjaga lingkungan sudah sesuai dengan tuntunan norma agama dan susila, demikian penjelasan Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI H. RM. Djoko Senoputro, SE., dihadapan anggota Lanud Abd Saleh dan Insub pada apel bersama bertempat di Taxy Way Lanud Abd Saleh (17/5).

Peristiwa yang tidak kalah pentingnya  adalah peristiwa terlibatnya oknum TNI yang tewas setelah ikut menenggak miras oplosan yang baru saja terjadi di wilayah Polda DIY. hal ini menandakan kurangnya integritas diri sebagai seorang prajurit dan sama sekali jauh dari nilai-nilai kemiliteran. “Kita juga terperangah mendengar dan merasa turut sedih dengan merebaknya isu munculnya PKI (Partai Komunis Indonesia) gaya baru yang nota bene diamini oleh salah satu senior TNI untuk melakukan rekonsiliasi.  namun sebagai seorang prajurit kita tidak perlu takut dan risau dengan hal ini karena selama pemerintah tidak mencabut TAP MPRS XXV tahun 1965 maka PKI tetaplah partai terlarang, tegas Danlanud Abd.

Selanjutnya, Danlanud Abd juga mengingatkan kepada seluruh personel untuk menerapkan budaya safety pada setiap pelaksanaan tugas yang akan dilaksanakan.  budaya safety tersebut, dapat dilakukan secara perorangan, tim maupun kedinasan yang muaranya mengarah pada upaya mencegah terjadinya accident dan incident. Untuk itu para komandan satuan, agar memanfaatkan setiap jam komandan untuk selalu mengingatkan  berbagai   hal demi tercapainya keamanan terbang dan kerja.  pada prinsipnya setiap accident dapat dicegah, bahkan dampak negatif yang mungkin timbul dapat dihindari, jelasnya.

Danlanud Abd berpesan kepada seluruh Komandan satuan agar mampu membaca situasi dan gelagat yang akan terjadi dalam satuannya, sehingga anggota yang berpotensi melanggar aturan serta norma-norma kepatutan hendaknya dapat dicegah sedini mungkin. Sebagai anggota TNI, dituntut memiliki wawasan luas, pemikiran dewasa dan mampu mengendalikan emosi, sehingga tidak berbuat negatif yang merugikan diri sendiri,   orang   lain  maupun kedinasan serta dapat menghindari narkoba maupun minuman keras yang merupakan pemicu perbuatan negatif yang menjurus kepada indisipliner sebagai seorang prajurit TNI. (Sg, Pen)

1 comment:

  1. Artikel yang sangat menarik. Terima kasih informasi yang sudah diberikan.
    Saya juga mempunyai link tentang pariwisata yang mungkin bermanfaat.
    Silahkan kunjungi Berita Terkini Universitas Gunadarma

    ReplyDelete

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.