Presiden Jokowi Tinjau Proyek Bandara Kertajati
Jakarta, Laras Post – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi meninjau pembangunan Bandar Udara (Bandara) Internasional Kertajati di Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati Majalengka, Jawa Barat, pada Kamis (14/1/2016) pagi.
![]() |
| Menhub bersama Gubernur Jabar memberikan keterangan pers, pada Kamis (14/1/2015) di Bandara Kertajati Majalengka |
Presiden Jokowi bertolak ke Bandara Kertajati, dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU dari Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor.
Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan yang mendampingi Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan Bandara Kertajati sudah direncanakan pada tahun 2003, dan mulai dikerjakan secara fisik atas dukungan pendanaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) pada 2013.
Menhub menyebutkan, Bandara ini dirancang memiliki desain panjang runway 3.000 meter dengan lebar maksimum 60 meter. ”Ini runway yang sangat besar dan untuk ukuran internasional karena untuk ukuran internasional pun jarang sekali ada runway yang lebarnya 60 meter,” kata Jonan kepada wartawan di Bandara Kertajati, Majalengka.
Menurutnya, di Indonesia runway paling panjang itu ada di Bandara Hang Nadim, Batam, dengan panjang 4.000, tapi lebarnya 45 meter. “Kalau 60 meter itu bisa digunakan untuk pesawat besar komersial yaitu Airbus A380,” terang Jonan.
Menhub menjelaskan, jadwal pembangunan Bandara tahun ini coba diselesaikan air side. Jika Gubernur Jabar setuju, pembangunan akan diteruskan untuk terminalnya. Sehingga akhir 2017 atau awal 2018, diharapkan Bandara Kertajati itu bisa segera dioperasikan, atau selambat-lambatnya pertengahan 2018 bisa segera dioperasikan.
Jonan menambahkan, pembangunan bandara ini diharapkan bisa menjadi kota metropolis yang mandiri sehingga dapat membangun daerah Majalengka dan sekitarnya.
Sejauh ini, lanjut Jonan, sudah dibangun runway sepanjang 2.500 dari rencana 3.000 meter. Dengan demikian, runway ini sudah bisa didarati pesawat, jika sudah terpasang kelengkapan sertifikasi dan peralatan navigasi. “Tapi saat ini akan dilakukan pembangunan terlebih dahulu,” ujarnya.
Perjalan ke Bandara Kentarjati ini mengawali kunjungan satu hari Presiden dan Ibu Negara di wilayah Cirebon dan Majalengka, dan dijadwalkan akan menghadiri Pencanangan Kampung Keluarga Berencana pada siang harinya.
Dari Bandara Kertajati, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Al Mizan, Kabupaten Majalengka. Usai berkunjung ke pondok pesantren, Presiden dan rombongan meninjau Rumah Kerang yang ada di Kelurahan Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon.
Dari Rumah Kerang, berturut-turut Presiden dan rombongan akan mengunjungi Pabrik Kerajinan Rotan yang berada di Desa Tegal Wangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon dan Pasar Batik Trusmi di Desa Plered, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.
Usai santap siang, Presiden dan rombongan akan menghadiri Pencanangan Kampung Keluarga Berencana yang diselenggarakan di TPI Mina Waluya Bondet, Dusun Jenawi, Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.
Sebelum kembali ke Jakarta, Presiden dan rombongan akan mengunjungi Buntet Pesantren di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Presiden dan rombongan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Kereta Api Luar Biasa (KLB) dari Stasiun Kereta Api Kejaksaan, Kota Cirebon dan diperkirakan tiba Stasiun Kereta Api Gambir pada pukul 21.30 WIB.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kali ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana. (her, sg, ram)




Post a Comment