Jadikan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia
Rakorgab TNI AU Tahun 2016, TNI AU Dukung Kebijakan Program Nawacita
![]() |
| Rakorgab TNI AU di Mabesau, Cilangkap Jakarta. |
Jakarta, Laras Post - TNI Angkatan Udara mendukung sepenuhnya kebijakan pimpinan nasional tentang program Nawacita yang menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dukungan TNI AU diwujudkan dalam bentuk pembangunan kekuatan dan kemampuan angkatan udara agar lebih kapabel dalam menopangkekuatan di laut.
Demikian penekanan Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna pada Rapat koordinasi Gabungan (Rakorgab) Staf Pengamanan, Operasi, Personel dan Logistik TNI AU Tahun 2016 yang dibacakan Asisten Personel (Aspers) Kasau Marsda TNI Yadi Husyadi di gedung serba guna Suharnoko Harbani Mabesau Cilangkap, Rabu (6/1).
Kasau juga mengingatkan untuk mewaspadai dan mencermati setiap perkembangan lingkungan strategis, termasuk kemungkinan munculnya ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan bangsa dan Negara, serta menggali informasi intelijen terhadap perkembangan ancaman dan selalu siap memberikan masukan untuk keberhasilan misi operasi.
“Maksimalkan kemampuan operasi udara melalui optimalisasi sasaran pembinaan kemampuan operasi, serta menyiapkan Sumber Daya Manusia dan membina kemampuan untuk mengawaki Alutsista modern yang akan menambah kekuatan Alutsista pada saat ini”, tegas Kasau.
Menurut Kasau, pembinaan personel harus diarahkan untuk memantapkan profesionalisme prajurit sesuai bidang dan profesinya masing-masing. Sementara untuk pemenuhan kebutuhan logistik didasarkan pada skala prioritas dengan tetap mengutamakan ketepatanyang dapat dipertangggjawabkan.
Rakorgab yang berlangsung sehari bertujuan adalah untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan pimpinan dari hasil Rapim TNI/TNI AU dalam menyikapi tantangan tugas yang akan dihadapi pada tahun anggaran 2016.
Sasarannya adalah tersosialisasinya kebijakan pimpinan TNI/TNI AU dalam bidang intelejen, operasi, personel dan logistik pada TA 2016, dengan terlaksananya kegiatan program kerja TNI Angkatan Udara bidang pengamanan melalui pembinaan fungsi intelejen, bidang operasi dan latihan melalui sasaran pembinaan kemampuan operasi TNI Angkatan Udara, bidang personel melalui sasaran pembinaan personel yang profesional, serta bidang logistik dalam mendukung operasi dan latihan TNI Angkatan Udara.
Rakorgab TNI AU diikuti oleh 451 personel TNI AU, terdiri dari pejabat Mabesau, Kotama Operasi TNI AU, Kotama pembinaan TNI AU, para Komandan Satuan jajaran TNI AU serta LO TNI AU di Kodam dan Kostrad. (sg, Pen AU)




Post a Comment