Header Ads


Plt Bupati Karawang Resmikan Masjid Nurul Huda

Plt Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana saat menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Masjid Jamie Nurul Huda
Karawang, Laras Post - Masyarakat pesisir pantai Desa Tanjung Pakis Kecamatan Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, memiliki karakter nilai keagamaan yang sangat tinggi, terbukti dengan mendambakan kehadiran tempat ibadah baru, yang selama ini mereka harapkan akhirnya terealisasi. 
Pembangunan mesjid itu, berawal 3 tahun lalu berkat bantuan dari pengusaha, dilanjut dengan patungan masyarakat secara swadaya, kotak amal jariyah dan berbagai sumber lainnya. Saat ini Bangunan masjid sudah berdiri hampir 90 % dan sudah dapat digunakan oleh masyarakat, tinggal sisanya 10 %.

Guna merampungkan pembangunan mesjid itu, dr Cellica Nurachadiana berpartisipasi dengan memberi sumbangan Rp10 juta dan Camat Pakis Jaya menyumbang Rp3 juta serta para kepala desa turut pula memberi sumbangan.

“Petani tambak, nelayan dan masyarakat sekitar selain mencari nafkah tidak lupa untuk beribadah dan pembangunan masjid ini dari umat untuk umat, hal ini perlu dijadikan contoh untuk masyarakat daerah pesisir lainnya,” ujar Cellica usai menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Masjid Jamie Nurul Huda ini, pada Kamis (3/12/2015).

Plt Bupati Karawang itu, juga menyampaikan apresiasi secara pribadi dan atas nama pemerintah kepada masyarakat Kabupaten Karawang yang begitu semangat dan antusias dalam hal membangun tempat ibadah, “Barang siapa yang membangun masjid, maka Allah akan bangunkan baginya semisalnya di Surga,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, menurut data di Kabupaten Karawang terdapat kurang lebih 2000 masjid dan 5000 mushola/majelis ta’lim dan sejenisnya. “Namun dengan itu semua perlu dibarengi dengan istiqomah kita dalam beribadah dalam memakmurkan khasanah ibadah ini, jangan sudah di bangun namun sepi. Saya sudah berulang kali berbicara ini di seluruh daerah di Kabupaten Karawang, kaum muslimin/muslimat agar dalam melaksanakan ibadah senantiasa dilakukan di masjid dan di khazanah ibadah lainnya, karena berjamaah ini nilainya berlipat ganda, memakmurkan masjid harus semangat jangan semangat membangunnya saja, masjid yang diukur bukan megahnya suatu masijd namun bila jamaahnya rempeg, itu yang baik DKM nya untuk melakukan syi’ar Islam,” tutur Cellica. (Agus Safutra)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.