Perang Teknologi Dalam Memperkuat Pertahanan dan Keamanan NKRI
![]() |
Jakarta, Laras Post - Seminar Nasional dengan Tema "Perang Teknologi yang pesat dalam memperkuat Pertahanan dan keamanan NKRI" di Gedung Adutorium tower Lt. 7 Universitas Mercu Buana Jl. Meruya Raya Rt. 03/01 Kel. Meruya Selatan Kec Kembangan Jakarta Barat, Senin (30/11/15).
Acara seminar tersebut diselenggarakan UMB/Fakultas Teknik Unifersitas Mercu Buana.
Pada acara tersebut turut hadir sebagai Nara sumber, Dandim 0503 / JB, Letkol Inf. M. Asmi, Andi Widjajanto S.Sos. Msc. MS. PhD. (Mantan Menseskab RI Kabinet Kerja 2015 serta Pertahan dan Politikus).
Dan DR. Muzli. (Ahli gempa bumi & sunami BMKG). Serta Diar Wistuty (Dosen Elektro UMB) sebagai moderator.
Juga diikuti kurang lebih 300 hadirin undangan. Tak luput hadir pula Dekan UMB, Prof. Candra Suryadi.
Pada kesempatan tersebut Andi S.Sos menyampaikan tentang bagaimana membangun pertahanan teknologi. Bahwa membangun kekuatan militer itu memakan waktu kurang lebih 70 thn, dengan waktu itu mungkin baru Indonesia mempunyai pertahanan yang sejajar dengan kekuatan Negara tetangga. Dan mengenai alat pertahanan Indonesia sedang membangun sampai 2024 dan di 100 thn Indonesia Merdeka nanti baru Indonenesia bisa mempunyai kekuatan regional.
Sementara itu Dandim 0503/JB Letkol Inf. M. Asmi menyampaikan tentang prajurit masa depan yang mampu menggunakan teknologi dan tak mengandalkan fisiknya saja. Selain itu Indonesia sudah memiliki pasukan batalion mekanis, raider, lintas udara, yangg masing-masing mampu berperang dengan teknologi sekarang.
DR Muzli sebagai nara sumber yang terakhir menyampaikan perang teknologi tentang menghadapi bencana alam dan tsunami.
Dimana Indonesia sangat rawan tentang gempa bumi dan tsunami maka Indonesia harus mempunyai alat sensor atau alat deteksi gempa dan tsunami yang lebih baik dari sekarang. Sementara Indonesia belum memiliki alat yang lebih bagus dan cepat untuk mendeteksi dini gempa bumi atau tsunami yang akan terjadi. (Sugih/Pengdam)




Post a Comment