Kapolri Pilkada Berlangsung Aman Terkendali
![]() |
| Kapolri Badrodin Haiti |
Jakarta, Laras Post - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, pada Rabu (9/12/2015) di 264 provinsi, kota dan kabupaten di Tanah Air, berlangsung aman terkendali.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan, kondisi secara keseluruhan di Tanah Air aman terkendali setelah Pilkada serentak.
Kapolri menjelaskan, memang ada beberapa gangguan relatif kecil, seperti di daerah Keerom, Papua yaitu terjadi pemukulan kepada Ketua KPPS, dan di Lampung terjadi insiden penembakan.
Kejadian di Lampung, kata Kapolri, ada seseorang yang melakukan praktik politik uang kepada sekelompok orang. Warga yang melihat kemudian melakukan pengejaran. Saat pengejaran berlangsung, pelaku kemudian mengeluarkan tembakan. “Bisa jadi dijerat pasal pidana tergantung pembuktiannya, Pasal 149 KUHP,” ujarnya.
Sebelumnya Kapolri mengungkapkan, total personel polisi yang dikerahkan untuk mengamankan 246.576 TPS dalam Pilkada serentak, sebanyak 192.901 personel. Pengamanan juga dibantu oleh TNI sebanyak 11 ribu personel.
Sementara itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, Polri melakukan pengamanan pada Pilkada secara baik sehingga Pilkada dapat berlangsung aman terkendali. “Sekarang tinggal mengantisipasi agar tidak ada gejolak hingga akhir pilkada,” ujarnya.
uhut menyatakan, Polri memiliki pengalaman dalam menangani Pilkada maupun Pilpres sehingga sudah tidak diragukan lagi. “Dengan kematangan di lapangan, pasti bisa melakukan antisipasi,” terangnya.
Libatkan LSM
Hal senada disampaikan, Komisioner KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, proses pemungutan suara berjalan sesuai mekanisme yang telah ditentukan dan berlangsung kondusif.
Lebih lanjut Ferry menyebutkan, untuk mensukseskan Pilkada serentak, pihaknya juga mengundang perwakilan 14 negara, penggiat Pemilu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam negeri dan perguruan tinggi untuk turut serta memantau Pilkada, yang pertama kali dalam sejarah Indonesia dilakukan secara serentak.
Namun demikan, ia mengingatkan jajaran KPU Kota/Kabupaten untuk selalu mengedepankan integritas dan profesionalitas dan independensi pada penyelenggaraan Pilkada serentak ini. (her, sg, ram)




Post a Comment